Demo, Pedagang Ungkap Masalah Pembagian Los di Pasar Modern Laino Raha

- Penulis

Jumat, 19 Juni 2020 - 00:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

APM dan para pedagang saat melakukan aksi unjuk rasa di halaman Kantor Disperindag dan gedung DPRD Muna. (Foto: Erwino/panjikendari.com).

i

APM dan para pedagang saat melakukan aksi unjuk rasa di halaman Kantor Disperindag dan gedung DPRD Muna. (Foto: Erwino/panjikendari.com).

Panjikendari.com – Polemik penempatan pedagang di gedung Pasar Modern Laino Raha, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, semakin runyam. Tak sedikit pedagang yang mengeluh akibat terjadi tumpang tindih antara pemilik los.

Bahkan, berkembang wacana bahwa ada salah seorang pedagang memiliki los lebih dari satu. Selain itu juga, muncul pedagang-pedagang baru yang masuk dalam daftar untuk menempati gedung utama.

Parahnya lagi, terkuak dugaan adanya jual beli los yang dilakukan oleh oknum Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Muna.

Hal itu diketahui dengan masuknya aduan salah seorang pedagang ke Polres Muna pada Rabu, 17 Juni 2020. “Iya, aduannya sudah kita terima,” aku Kasat Reskrim Polres Muna, Iptu Hamka.

Usai melayangkan aduan, para pedagang kemudian beramai-ramai mendatangi kantor Disperindag pada Kamis, 18 Juni 2020, untuk menuntut keadilan. Dikawal Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Muna (APM), berbagai uneg-uneg dan tuntutan mereka pun disuarakan melalui aksi demonstrasi.

Kordinator lapangan aksi, Hijrah, mendesak Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Disperindag agar segera menuntaskan persoalan yang ada di Pasar Laino. Janji Bupati Muna untuk memberikan bantuan sebesar Rp 5 juta bagi tiap pedagang juga dipertanyakan. Kapan realisasinya dan sumber alokasi anggarannya dari mana.

“Para orang tua kami yang berdagang ini sudah tertimpa musibah. Jangan lagi ditambah dengan masalah pembagian los yang tidak jelas. Prioritaskan korban kebakaran. Penempatan pedagang harus mengacu pada buku besar. Dan usut tuntas oknum yang melakukan jual beli los,” teriak Hijrah dalam orasinya.

Sementara itu, Sekertaris Disperindag Muna, Zainal tak dapat berbuat banyak saat menerima aspirasi para pedagang itu. Atasannya, La Ode Darmansyah sedang menjalani proses hukum terkait laporan penganiayaan yang dilakukan terhadap Muharam.

Baca Juga  Konferensi PGRI Buton 2025: Komitmen Nyata Menuju Indonesia Emas

Zainal mengaku tak tahu-menahu perihal pembagian los di pasar modern karena tak pernah dilibatkan. Meski begitu, ia tetap berusaha semaksimal mungkin untuk menindaklanjuti aduan para pedagang.

“Ini memang harus segera diselesaikan. Sudah ada tim yang dibuat untuk masalah ini. Ketuanya adalah pak Sekda,” ungkapnya.

Usai meluapkan keluh-kesah di halaman Kantor Disperindag, APM dan para pedagang melanjutkan aksi ke gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Muna. Mereka juga meminta Dewan membentuk panitia khusus (Pansus) guna mengusut oknum Disperindag yang memanfaatkan pembagian los jadi ladang bisnis.

Sayangnya, mereka belum dapat bertatap muka dengan para wakil rakyat di daerah itu karena sedang melaksanakan reses di daerah pemilihan masing-masing. Namun, aspirasi mereka tetap diterima melalui Sekertaris Dewan (Sekwan), Edi Ridwan.

Edi Ridwan mengatakan, tuntutan para pendemo akan disampaikan kepada unsur pimpinan agar segera dilakukan pembahasan. “Segala tuntutan diterima dan akan disampaikan ke pimpinan untuk dibahas,” tukas Edi. (win)

Facebook Comments

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut
Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe
Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air
MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital
Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep
Promo Januari 2026! Al-Munawwir Buka Kelas Berkuda & Panahan
Al-Munawwir Stable & Archery Reborn Gelar Pelatihan Dasar Berkuda di Kendari
Perjuangan Ojol Perempuan di Kolaka, Menghidupi Keluarga dari Jalanan

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 11:19 WITA

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:00 WITA

Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:32 WITA

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:49 WITA

MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:34 WITA

Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep

Berita Terbaru