Tingkatkan Produksi Pertanian, Pemkot Kendari Salurkan 350 Ton Pupuk Bersubsidi

- Penulis

Kamis, 2 September 2021 - 17:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir, saat melakukan penanaman perdana padi di persawahan Amohalo, Baruga.

i

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir, saat melakukan penanaman perdana padi di persawahan Amohalo, Baruga.

Panjikendari.com – Pemerintah Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) siap menyalurkan pupuk bersubsidi kepada 1.832 petani penggarap lahan pertanian untuk meningkatkan produktivitas pertanian di kota itu.

“Kami terus berupaya mendorong para petani agar senantiasa meningkatkan peroduksinya. Salah satu carannya adalah membagikan pupuk bersubsidi,” kata Wali Kota Kendari, H Sulkarnain Kadir, Kamis, 2 September 2021.

Menurutnya, Pemkot Kendari menyiapkan 350 ton pupuk bersubsidi yang akan segra disalurkan kepada petani penerima manfaat.

“Semoga dengan adanya bantuan pupuk ini, semangat petani dalam menggarap lanahannya atau meningkatkan produksinya semakin tinggi,” harapnya.

Sulkarnain mengatakan, para petani penerima pupuk bersibsidi tersebut adalah mereka yang yang memiliki kartu tani. “Untuk itu, kami juga terus memndorong para petani melalui dians terkait agar bisa memiliki kartu tani,” katanya.

Dijelaskan, kepemilikan kartu tani penting untuk mendapatkan berbagai bantuan dari pemerintah. Saat ini Pemkot Kendari dibantu penyuluh pertanian sedang mendata para petani yang belum punya kartu tani.

Selain memberikan bantuan pupuk bersubsidi, kata wali kota, Pemkot juga memberikan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) untuk petani di Persawahan Amohalo Kecamatan Baruga berupa traktor roda dua sebanyak 22 unit, traktor roda empat tujuh unit, pompa air 14 unit dan handsprayer (alat penyemprot) 26 unit.

Ia menyebutkan bahwa saat ini jumlah keseluruhan area pertanian di kota itu sekitar 11.000 hektare yang terdiri dari pertanian tanaman pangan, hortikultura, termasuk peternakan, hanya saja belum dikelolah secara keseluruhan.

Khusus di Kecamatan Baruga, kata dia, memiliki potensi pertanian yang cukup besar sehingga dengan pemanfaatan lahan yang ada di daerah itu maka juga akan membantu perekonomian warga.

“Luas potensi lahan sawah 700 hektare, potensi pertanian sayur 33 haktare, lahan buah-buahan 215 hektare, dan lahan pertanian pangan seperti jangung, dan umbi-umbian sebesar 45 hektare,” pungkasnya. (man)

Facebook Comments
Baca Juga  Antisipasi Bencana Hidrometeorologi, Pemkot Kendari Bangun Kolam Retensi

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut
Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe
Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air
MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital
Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep
Promo Januari 2026! Al-Munawwir Buka Kelas Berkuda & Panahan
Al-Munawwir Stable & Archery Reborn Gelar Pelatihan Dasar Berkuda di Kendari
Perjuangan Ojol Perempuan di Kolaka, Menghidupi Keluarga dari Jalanan

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 11:19 WITA

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:00 WITA

Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:32 WITA

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:49 WITA

MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:34 WITA

Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep

Berita Terbaru