Tim RAPI Beberkan Kronologi Keributan di Jalan Basuki Rahmat

- Penulis

Sabtu, 24 Oktober 2020 - 10:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekelompok orang yang berdiri di posko salah satu calon yang diantaranya memegang alat yang diduga senjata dan tombak. (Foto: Istimewa)

i

Sekelompok orang yang berdiri di posko salah satu calon yang diantaranya memegang alat yang diduga senjata dan tombak. (Foto: Istimewa)

Panjikendari.com – Merasa disudutkan karena disebut biang keributan dalam insiden kecil antar-pendukung calon di Jalan Basuki Rahmat pada Jumat, 23 Oktober 2020, tim pasangan La Ode M Rajiun Tumada – H La Pili akhirnya angkat bicara.

Juru bicara pasangan RAPI, Wahidin Kusuma Putra, menyampaikan, usai kejadian, tim RAPI langsung melakukan penelusuran lebih jauh melalui beberapa saksi mata yang mengetahui secara langsung tentang awal mula kejadian itu.

Wahidin mengungkapkan, insiden keributan bermula saat relawan pasangan RAPI yang baru pulang menghadiri kampanye melintas di depan posko pasangan Rusman-Bachrun di Jalan Basuki Rahmat menuju posko induk RAPI di Jalan Dr Soetomo.

“Sekitar pukul 20.00 WITA, ketika lewat depan posko Rusman Untung, ada teriakan yang bernada melecehkan dengan berteriak “pendukung rapi se*an, ba*i, anj*ng, sepertinya mereka lagi mabuk, bahkan disertai dengan aksi kepalan tangan dan mengangkat tombak,” katanya.

Melihat kejadian tersebut, lanjut Wahidin, salah seorang relawan berhenti untuk meminta klarifikasi terhadap provokasi tim inti Rusman Emba, namun relawan RAPI yang belum sempat turun dari motor langsung dikejar dengan tombak dan parang.

Pada pukul 21.15 WITA, kata dia, ada isu pengeroyokan sehingga spontanitas pendukung dan simpatisan RAPI mendatangi posko Rusman-Bachrun di Jalan Basuki Rahmat.

“Namun sebelum simpatisan RAPI meminta klarifikasi, mereka sudah mau menyerang, tapi karena sadar jumlah mereka lebih sedikit sehingga mereka lari dan berteriak-teriak,” katanya.

Mengenai motor dan speaker yang tergelatak, kata dia, ketika simpatisan RAPI datang, posisinya sudah seperti itu dan motor-motor tersebut tidak ada kerusakan karena simpatisan tidak melakukan pengrusakan.
“Begitu kronologis sebenarnya. Bahkan, hasil telusuran teman-teman, mereka melengkapi diri yang kami duga itu adalah senjata dan tombak seperti dalam foto itu,” ucapnya sambil menunjukkan foto sekelompok orang yang berdiri di posko salah satu calon yang diantaranya memegang alat yang diduga senjata dan tombak.

Baca Juga  Kadisnakertrans Sultra Harapkan PATRI Berkontribusi bagi Kemajuan Daerah

Karena itu, Wahidin mengajak kepada pihak-pihak tertentu untuk tidak menyebarkan informasi tidak benar terkait kejadian tersebut yang berpotensi dapat memicu konflik yang lebih besar.

“Karena masalah ini sudah ditangani pihak kepolisian maka kita serahkan kepada kawan-kawan kepolisian. Saya yakin, kawan-kawan di kepolisian dapat mengusut tuntas kasus ini secara profesional, termasuk kasus-kasus pengrusakan yang telah kami laporkan sebelum-sebelumnya,” katanya.

Wahidin juga mengimbau kepada simpatisan pasangan RAPI untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi dengan pancingan kelompok sebelah yang dapat memicu stabilitas keamanan.

“Saat ini pasangan RAPI sedang di atas angin. Elektabilitas RAPI semakin unggul, apalagi setelah orang tua kita bapak La Ode Rifai Pedansa menyatakan dukungannya secara terbuka kepada RAPI,” tutupnya. (Erwino)

Facebook Comments

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut
Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe
Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air
MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital
Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep
Promo Januari 2026! Al-Munawwir Buka Kelas Berkuda & Panahan
Al-Munawwir Stable & Archery Reborn Gelar Pelatihan Dasar Berkuda di Kendari
Perjuangan Ojol Perempuan di Kolaka, Menghidupi Keluarga dari Jalanan

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 11:19 WITA

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:00 WITA

Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:32 WITA

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:49 WITA

MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:34 WITA

Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep

Berita Terbaru