Terjaring OTT KPK, Begini Penampakan Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat

- Penulis

Senin, 10 Mei 2021 - 08:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidayat (kiri) saat terjaring OTT KPK (Foto: istimewa for detik.com)

i

Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidayat (kiri) saat terjaring OTT KPK (Foto: istimewa for detik.com)

Panjikendari.com, Nganjuk – Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidayat, mendadak viral dan menjadi sorot media. Itu bukan karena prestasi dalam memimpin daerahnya, namun lantaran terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK.

Novi dikabarkan terjaring OTT KPK berkaitan dengan dugaan korupsi lelang jabatan atau jual beli jabatan.

Begini penampakan Novi saat terkena OTT KPK. Dari foto yang diterima detikcom dari seorang sumber, tampak Novi sedang duduk di sebuah kursi bersama seorang pria. Novi terlihat mengenakan kemeja merah.

Novi diduga menerima suap terkait jual-beli jabatan di wilayahnya. Novi disebut menetapkan tarif bagi jajarannya untuk mendapatkan jabatan.

“Terkait lelang jabatan dan pengisian perangkat desa,” ucap seorang sumber detikcom, Senin, 10 Mei 2021.

Ratusan juta rupiah disita oleh KPK sebagai barang bukti. Di sisi lain ada informasi menyebutkan bila Kasatgas Penyelidik KPK yang memimpin OTT itu adalah Harun Al Rasyid. Dia merupakan salah satu dari 75 pegawai KPK yang dikabarkan tidak lulus tes wawasan kebangsaan yang menuai kontroversi.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri belum merespons saat dimintai konfirmasi. Pun para Pimpinan KPK belum membalas pesan singkat dari detikcom perihal detail kasus ini.

Bupati Novi dan para pihak yang terjaring OTT masih sebagai terperiksa. KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang terjerat OTT. (**)

Sumber: https://news.detik.com/berita/d-5564297/penampakan-bupati-nganjuk-saat-kena-ott-kpk

Facebook Comments
Baca Juga  Bupati Muna Akan Beri Sanksi Kades Pelaku Pelecehan Seksual

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut
Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe
Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air
Ratusan Burung Endemik Sulawesi Diselamatkan dari Penyelundupan Laut
MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital
Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep
Promo Januari 2026! Al-Munawwir Buka Kelas Berkuda & Panahan
Al-Munawwir Stable & Archery Reborn Gelar Pelatihan Dasar Berkuda di Kendari

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 11:19 WITA

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:00 WITA

Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:32 WITA

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air

Selasa, 27 Januari 2026 - 17:53 WITA

Ratusan Burung Endemik Sulawesi Diselamatkan dari Penyelundupan Laut

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:49 WITA

MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Pemprov Sultra Resmi Tunjuk Muhammad Fadlansyah sebagai Pj Sekda

Senin, 18 Mei 2026 - 16:37 WITA