Startup Bali ecommerceloka Tumbuhkan Pendapatan Mitra Properti hingga 35% Lewat Strategi Teknologi End-to-End

- Penulis

Jumat, 23 Mei 2025 - 20:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketika industri perhotelan masih menghadapi tantangan pasca-pandemi dari rendahnya okupansi hingga arus kas yang tidak stabil, ecommerceloka, sebuah startup teknologi asal Bali justru mencatat pertumbuhan yang konsisten. ecommerceloka hadir sejak 2019 sebagai solusi digital end-to-end yang membantu pemilik hotel, vila, dan guest house skala kecil hingga menengah untuk bersaing secara profesional di platform online.

Dengan pendekatan berbasis teknologi dan transparansi, ecommerceloka telah bermitra dengan lebih dari 200 properti di berbagai destinasi utama Indonesia, seperti Bali, Yogyakarta, dan Lombok. Dalam tiga tahun terakhir, perusahaan mencatat pertumbuhan positif rata-rata 40% per tahun, didukung oleh beberapa mitra properti mengalami peningkatan pendapatan hingga 35% sejak bergabung dalam ekosistem digitalnya.

ecommerceloka menyediakan layanan lengkap yang mencakup distribusi multikanal ke berbagai Online Travel Agent (OTA), manajemen reputasi, serta strategi penetapan harga berbasis data dan kompetitor. Tak hanya itu, yang membedakan ecommerceloka dari platform lainnya adalah transparansi data di mana setiap mitra mendapatkan akses penuh ke dashboard real-time yang menampilkan laporan pemesanan, pendapatan, dan performa channel penjualan secara jelas dan terukur.

Sistem pembayaran pun dirancang untuk mengedepankan kontrol dan kepercayaan. Seluruh pendapatan dari OTA ditransfer langsung ke rekening pemilik properti untuk memastikan arus kas tetap lancar dan dapat langsung digunakan untuk operasional.

“ecommerceloka dibangun untuk menciptakan sistem yang adil dan efisien bagi pemilik properti. Tak hanya tentang teknologi, tapi kami membawa transparansi, kecepatan, dan peningkatan performa bisnis sebagai nilai utama dalam setiap kerja sama” ujar Nico S. Wiratama, CEO & Co-Founder ecommerceloka.

Nico menambahkan bahwa visi ecommerceloka adalah memastikan setiap hotel non-bintang dan properti independen memiliki kesempatan yang sama untuk bertumbuh dan bersaing.

Baca Juga  Januari-Oktober, Realisasi PAD Kendari Capai Rp92,64 Miliar

“Melalui ecommerceloka, kami ingin agar strategi pemasaran, konten di OTA, hingga penggunaan teknologi digital bisa mencapai standar yang sama seperti hotel bintang 4 ke atas karena kami percaya, teknologi harus berpihak pada yang kecil dan menjadi akselerator pertumbuhan, bukan penghalang,” lanjutnya.

Didukung Momentum Pemulihan Wisata

Strategi ecommerceloka yang menyasar langsung pasar B2B (Business-to-Business) serta B2C (Business-to-Consumer) menjadikan pemilik properti swasta terbukti tahan terhadap fluktuasi belanja proyek pemerintah. Di saat banyak pelaku industri mengalami penurunan, ecommerceloka tetap tumbuh akibat pendekatan yang relevan dengan kebutuhan mitra langsung.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah wisatawan mancanegara meningkat dari 4 juta (2020) menjadi hampir 14 juta pada 2024. Sementara perjalanan wisatawan domestik mencapai 756 ribu per April 2024, naik 33,13% dibanding tahun sebelumnya. Tren ini memperkuat peran teknologi digital dalam memperluas jangkauan pasar, khususnya untuk pemain lokal yang belum sepenuhnya terdigitalisasi.

“Momentum pemulihan pariwisata ini menjadi peluang emas untuk mempercepat transformasi digital bagi sektor perhotelan Indonesia,” tutup Nico.

Tentang ecommerceloka

Didirikan pada tahun 2019 di Bali, ecommerceloka adalah perusahaan startup ecommerce & teknologi pariwisata yang menyediakan solusi digital end-to-end untuk industri perhotelan dan akomodasi. Layanannya mencakup manajemen distribusi OTA, peningkatan visibilitas digital, sistem reservasi, strategi pricing berbasis data, hingga monitoring performa bisnis secara real-time. ecommerceloka hadir untuk memberdayakan pemilik properti agar lebih efisien, transparan, dan kompetitif di era digital. Keterangan foto: (ki-ka) Nico Surya Wiratama – Co-Founder & CEO, Anton Wahyu Poernomo – Co-Founder & CTO, Dewa Wira – Co-Founder & COO ecommerceloka.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Facebook Comments

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiran Nusantara Group Gandeng UHO, Siapkan Program Magang dan Rekrutmen SDM Lokal
Bupati Buton Utara Perpanjang Kerja Sama Jamsostek, 8.000 Pekerja Rentan Dijamin Tahun 2026
Yusuf Rimbose Bagikan 200 Bibit Kelapa kepada Warga Lahumoko
Seleksi Ketat PT Tiran Indonesia Hasilkan 38 Tenaga Kerja Terbaik di Konawe Utara
Pemprov Sultra Perkuat Kebijakan Berbasis Data, Dukung Sensus Ekonomi 2026
Tiran Nusantara Grup Gelar Tiranovation Challenge 2026, Lahirkan Inovasi Karyawan Berbasis Solusi
VinFast Tancapkan Langkah Global, Bidik Lima Negara untuk Ekspansi Skuter Listrik
Puluhan Driver Maxim Kendari Gelar Donor Darah untuk Perkuat Stok PMI Sultra

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:36 WITA

Tiran Nusantara Group Gandeng UHO, Siapkan Program Magang dan Rekrutmen SDM Lokal

Senin, 18 Mei 2026 - 19:01 WITA

Bupati Buton Utara Perpanjang Kerja Sama Jamsostek, 8.000 Pekerja Rentan Dijamin Tahun 2026

Minggu, 17 Mei 2026 - 22:01 WITA

Yusuf Rimbose Bagikan 200 Bibit Kelapa kepada Warga Lahumoko

Minggu, 5 April 2026 - 08:15 WITA

Seleksi Ketat PT Tiran Indonesia Hasilkan 38 Tenaga Kerja Terbaik di Konawe Utara

Rabu, 1 April 2026 - 21:33 WITA

Pemprov Sultra Perkuat Kebijakan Berbasis Data, Dukung Sensus Ekonomi 2026

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Pemprov Sultra Resmi Tunjuk Muhammad Fadlansyah sebagai Pj Sekda

Senin, 18 Mei 2026 - 16:37 WITA

EKOBIS

Yusuf Rimbose Bagikan 200 Bibit Kelapa kepada Warga Lahumoko

Minggu, 17 Mei 2026 - 22:01 WITA