Sidak di Pelabuhan Torobulu, Ombudsman Sultra Temukan Posko Kejaksaan Kosong

- Penulis

Jumat, 31 Mei 2019 - 09:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Perwakilan Ombudsman Sultra, Mastri Susilo (baju biru), saat meninjau posko pengamanan terpadu di Pelabuhan Fery Torobulu, Konsel, Kamis, 30 Mei 2019.

i

Kepala Perwakilan Ombudsman Sultra, Mastri Susilo (baju biru), saat meninjau posko pengamanan terpadu di Pelabuhan Fery Torobulu, Konsel, Kamis, 30 Mei 2019.

panjikendari.com – Menghadapi lebaran idulfitri 1440 H/2019 M, Ombudsman Sulawesi Tenggara (Sultra) terus melakukan pemantauan arus mudik di sejumlah titik penyeberangan transportasi.

Pada Kamis, 30 Mei 2019, tim Ombudsman Sultra melakukan pemantauan arus mudik di pelabuhan penyeberangan fery Torobulu-Tampo, Kabupaten Konawe Selatan.

Di sana tim, inspeksi yang diketuai sendiri oleh Kepala Perwakilan Ombudsman Sultra Mastri Susilo menemukan atau mendapati beberapa fenomena yang menggelengkan kepala.

Diantaranya, Posko Kejaksaan Negeri Konawe Selatan yang dibentuk di Pelabuhan Fery Torobulu tampak kosong tak bertuan. Yang terlihat hanya papan nama posko terpampang di ruang tunggu pelabuhan.

Mastri Susilo sempat menanyakan penghuni posko tersebut kepada pihak perwakilan ASDP yang bertugas di Pelabuhan Torobulu, Arand. Namun, menurut Arland tidak tahu menahu. Katanya, papan nama itu hanya datang dipasang, setelah itu dibiarkan kosong.

Mastri geleng-geleng kepala mendengarnya. “Aneh-aneh juga ini orang-orang. Mestinya mungkin posko itu disiapkan untuk melayani ketika ada calon penumpang ingin berkonsultasi tentang masalah hukum yang ditemukan dalam pelayanan mudik. Tapi ini mereka hanya datang pasang spanduk posko, habis itu ditinggalkan kosong,” tandas Mastri.

Meskipun kelihatannya sepele, namun Mastri akan tetap menjadikan hal itu sebagai laporan Ombudsman Sultra untuk disampaikan ke pusat.

“Tetap kita akan jadikan bahan laporan ke pusat. Sebab ini menyangkut integritas dan konsistensi aparat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tutup Mastri.

Selain Posko Kejaksaan Negeri Konsel yang terbentuk meskipun hanya spanduk tak bertuan, di Pelabuhan Penyeberangan Torobulu juga sudah dibentuk Posko Pengamanan Terpadu, yang di dalamnya terlibat TNI AD, TNI AL, Polri, Basarnas, dan instansi teknis terkait dari Pemda Konsel. (jie)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Elnusa Petrofin Perkuat Sinergi Media di Sumatera Barat, Dorong Partisipasi Pena Petrofin Awards 2025
Pemprov Sultra Resmi Tunjuk Muhammad Fadlansyah sebagai Pj Sekda
Yusuf Rimbose Dorong Pemuda Butur Masuk Dunia Kerja, Peran PT GGM Dinilai Buka Peluang bagi Anak Daerah
BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut
Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe
Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air
MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital
Pertumbuhan Kripto Tinggi, Apakah Investor Indonesia Sudah Aman?

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:02 WITA

Elnusa Petrofin Perkuat Sinergi Media di Sumatera Barat, Dorong Partisipasi Pena Petrofin Awards 2025

Senin, 18 Mei 2026 - 16:37 WITA

Pemprov Sultra Resmi Tunjuk Muhammad Fadlansyah sebagai Pj Sekda

Senin, 18 Mei 2026 - 10:20 WITA

Yusuf Rimbose Dorong Pemuda Butur Masuk Dunia Kerja, Peran PT GGM Dinilai Buka Peluang bagi Anak Daerah

Jumat, 3 April 2026 - 11:19 WITA

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:00 WITA

Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe

Berita Terbaru