Seorang Remaja asal Bombana Tewas Diterkam Ular Piton

- Penulis

Senin, 15 Juni 2020 - 02:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga mengevakuasi Alfian, pemuda asal Bombana yang tewas diterkam ular piton, Minggu, 14 Juni 2020.

i

Warga mengevakuasi Alfian, pemuda asal Bombana yang tewas diterkam ular piton, Minggu, 14 Juni 2020.

Panjikendari.com, Rumbia – Hendak cari air terjun, seorang remaja asal kabupaten Bombana Sulawesi Tenggara tewas diterkam ular piton. Peristiwa naas ini terjadi pada Minggu 14 Juni 2020 sekitar pukul 11.00 Wita.

Adalah Alfian (16) remaja asal Desa Tongkoseng Kecamatan Tontonunu yang juga masuk dalam wilayah Kabupaten Bombana. Alfian ditemani empat orang rekannya yakni Saldi (16), Sahrul (18), Segal Arifki (14), serta Andi Robin (16).

Kelima remaja ini berencana mencari air terjun, namun naas sebab dalam perjalanan Alfian diterkam hewan mamalia yang panjangnya tak kurang dari tujuh meter.

Kapolsek Rumbia, Iptu Muh. Nur Sultan SH menjelaskan, kronologis kejadian ini bermula saat kelima remaja yang berdomisili di BTN Pasir Putih Kelurahan Kasipute hendak memasuki area Gunung Kahar Muzakkar yang dikenal keramat tersebut.

Tanpa disangka, korban yang terpisah sekitar sepuluh meter dari rekannya tiba-tiba berteriak minta tolong. Rekan korban pun langsung mendekat dan melihat ular sedang melilit korban.

“Menurut keterangan saksi, Alfian digigit di bagian paha lalu dililit di sekujur tubuhnya. Rekan korban sempat berupaya menolong dengan cara menarik dan memukul kepala ular piton tersebut menggunakan batu, namun upaya tersebut sia-sia,” katanya.

Menurutnya, rekan korban lalu berlari menuju perkampungan dan meminta tolong warga, namun setelah mereka kembali ke lokasi kejadian, korban Alfian sudah tak bernyawa lagi.

Polisi yang mendengar kejadian ini langsung bergerak menuju lokasi, dan melakukan evakuasi terhadap korban, selanjutnya membawa korban ke kediamannya di BTN Pasir Putih kelurahan Kasipute Bombana.

Selanjutnya berkoordinasi dengan pihak Polres Bombana untuk kepentingan identifikasi dan mengantar korban ke rumah orang tuanya di desa Tongkoseng.

“Korban dijemput orang tuanya sekitar pukul 16.00 Wita dan dikebumikan di kampung halamannya,” ujar mantan Kapolsek Rarowatu ini. (ari)

Facebook Comments
Baca Juga  Plt Bupati Mubar Letakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid Nurul Iman

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut
Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe
Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air
Ratusan Burung Endemik Sulawesi Diselamatkan dari Penyelundupan Laut
MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital
Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep
Promo Januari 2026! Al-Munawwir Buka Kelas Berkuda & Panahan
Al-Munawwir Stable & Archery Reborn Gelar Pelatihan Dasar Berkuda di Kendari

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 11:19 WITA

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:00 WITA

Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:32 WITA

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air

Selasa, 27 Januari 2026 - 17:53 WITA

Ratusan Burung Endemik Sulawesi Diselamatkan dari Penyelundupan Laut

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:49 WITA

MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital

Berita Terbaru