Seorang Pemuda Diduga Tenggelam di Embung Desa Lelewawo Kolut, Tim SAR Bergerak ke Lokasi

- Penulis

Rabu, 21 Mei 2025 - 14:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kolaka Utara, Panjikendari.com – Seorang pemuda bernama Rizal Arifin (25) dilaporkan hilang dan diduga tenggelam di embung atau danau buatan di Desa Lelewawo, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Kolaka Utara, sejak Senin, 19 Mei 2025.

Informasi hilangnya korban pertama kali diterima oleh Comm Centre Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari pada Rabu, 21 Mei 2025, pukul 13.32 Wita. Laporan tersebut disampaikan oleh Kabid BPBD Kolaka Utara, Ramzah, yang melaporkan adanya kondisi membahayakan terhadap satu orang warga.

Menindaklanjuti laporan tersebut, pada pukul 13.45 Wita, Tim Rescue dari Pos SAR Kolaka langsung diberangkatkan ke lokasi kejadian untuk melakukan operasi pencarian dan pertolongan (SAR). Perjalanan menuju Last Known Position (LKP) atau lokasi terakhir keberadaan korban memakan jarak sekitar 224 kilometer dari Pos SAR Kolaka.

“Kami langsung mengerahkan tim ke lokasi setelah menerima informasi. Unsur SAR gabungan juga dikerahkan bersama aparat dan masyarakat setempat,” kata Kepala KPP Kendari, Amiruddin A.S, dalam keterangan resminya, Rabu (21/5/2025).

Adapun kronologi kejadian, korban diketahui pergi memancing pada Senin pagi sekitar pukul 09.00 Wita di embung yang berjarak sekitar dua kilometer dari rumahnya. Namun hingga keesokan harinya, korban tidak kunjung kembali. Keluarga yang melakukan pencarian menemukan sepeda motor dan alat pancing milik korban berada di sekitar embung, namun korban tidak ditemukan di lokasi.

Pencarian awal yang dilakukan oleh pihak keluarga dan masyarakat belum membuahkan hasil. Saat ini, pencarian dilanjutkan oleh Tim SAR gabungan yang terdiri dari Staf Operasi KPP Kendari, Rescuer Pos SAR Kolaka, BPBD Kolaka Utara, Polsek Batu Putih, Koramil Pakue, serta masyarakat dan keluarga korban.

Alat utama yang digunakan dalam pencarian antara lain rubber boat, peralatan selam, Aquaeye (alat deteksi bawah air), hingga peralatan medis dan komunikasi.

Baca Juga  RM Sajian Sulawesi, Tempat Makan Favorit sambil Mancing Ikan di Kota Kendari

Cuaca di lokasi dilaporkan berawan dengan kecepatan angin sekitar 7 km/jam dari arah timur laut. Tim SAR akan terus melanjutkan pencarian hingga korban ditemukan. (*)

Editor: Jumaddin

Facebook Comments

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut
Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe
Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air
Ratusan Burung Endemik Sulawesi Diselamatkan dari Penyelundupan Laut
MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital
Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep
Promo Januari 2026! Al-Munawwir Buka Kelas Berkuda & Panahan
Al-Munawwir Stable & Archery Reborn Gelar Pelatihan Dasar Berkuda di Kendari

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 11:19 WITA

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:00 WITA

Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:32 WITA

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air

Selasa, 27 Januari 2026 - 17:53 WITA

Ratusan Burung Endemik Sulawesi Diselamatkan dari Penyelundupan Laut

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:49 WITA

MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Pemprov Sultra Resmi Tunjuk Muhammad Fadlansyah sebagai Pj Sekda

Senin, 18 Mei 2026 - 16:37 WITA