Pria 65 Tahun Jatuh dari Longboat di Perairan Lowulowu, Ditemukan Meninggal Dunia

- Penulis

Selasa, 18 Maret 2025 - 11:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Baubau, 18 Maret 2025 – Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan Zamitu (65), seorang pemancing yang jatuh dari longboat di Perairan Lowulowu, dalam keadaan meninggal dunia pada hari kedua operasi pencarian dan pertolongan (SAR).

Korban Jatuh dari Longboat Saat Memancing

Peristiwa nahas ini terjadi pada 16 Maret 2025, ketika korban pergi memancing usai berbuka puasa. Biasanya, ia kembali ke rumah sekitar pukul 21.00 WITA, namun hingga larut malam, ia tak kunjung pulang. Pihak keluarga yang melakukan pencarian hanya menemukan longboat korban dalam keadaan terbalik sekitar 400 meter dari bibir pantai.

Pencarian Hari Kedua Berbuah Hasil

Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan operasi pencarian pada 18 Maret 2025 pukul 07.20 WITA. Sekitar pukul 08.55 WITA, korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia sekitar 0,56 Nautical Mile (NM) atau sekitar 1 kilometer dari lokasi dugaan jatuhnya korban. Jenazahnya segera dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga.

Dengan ditemukannya korban, Operasi SAR kecelakaan kapal terhadap pemancing yang jatuh dari longboat di Perairan Lowu-lowu resmi ditutup, dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing.

Data Korban

Nama: Zamitu

Jenis kelamin: Laki-laki

Usia: 65 tahun

Alamat: Kelurahan Kolese, Kecamatan Lea-lea, Kota Baubau

Dengan berakhirnya Operasi SAR ini, pihak keluarga diharapkan diberi ketabahan dalam menghadapi musibah ini. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pelabuhan Umum Sikeli Direncanakan Jadi Titik Pemuatan Ore, Warga Kabaena Barat Khawatir Jalan dan Permukiman Terdampak
Elnusa Petrofin Perkuat Sinergi Media di Sumatera Barat, Dorong Partisipasi Pena Petrofin Awards 2025
BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut
Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe
Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air
Ratusan Burung Endemik Sulawesi Diselamatkan dari Penyelundupan Laut
MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital
Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:32 WITA

Pelabuhan Umum Sikeli Direncanakan Jadi Titik Pemuatan Ore, Warga Kabaena Barat Khawatir Jalan dan Permukiman Terdampak

Jumat, 3 April 2026 - 11:19 WITA

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:00 WITA

Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:32 WITA

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air

Selasa, 27 Januari 2026 - 17:53 WITA

Ratusan Burung Endemik Sulawesi Diselamatkan dari Penyelundupan Laut

Berita Terbaru