Pentingnya Hidrografi dalam Wujudkan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia

- Penulis

Rabu, 1 Mei 2019 - 11:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


				Kapushidrosal Laksamana Muda TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro, S.Sos., S.H., M.H saat memberi kuliah umum di Universitas Mulawarman, Samarinda.

i

Kapushidrosal Laksamana Muda TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro, S.Sos., S.H., M.H saat memberi kuliah umum di Universitas Mulawarman, Samarinda.

panjikendari.com – Visi pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia tidak akan berjalan sempurna tanpa adanya hidrografi.

Semua pembangunan kelautan mulai dari pariwisata, perikanan, coastal development seperti pembangunan pelabuhan, energy dan mineral memerlukan data hidrografi yang akurat, terpercaya dan modern.

Tanpa data dan informasi hidrografi, tidak mungkin pembangunan kelautan dapat berjalan dengan maksimal.

Demikian disampaikan Kepala Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL (Kapushidrosal) Laksamana Muda TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro, S.Sos., S.H., M.H., saat memberi kuliah umum di hadapan Civitas Akademika  Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Program Studi Geografi Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda, Jumat lalu, 26 April 2019.

FKIP Unmul mengundang Kapushidrosal untuk memberikan wawasan kepada segenap civitas akademika serta guru-guru lulusan Prodi Geografi FKIP tentang peran geografi dalam menyajikan data dan informasi hidro-oseanografi dalam menyongsong poros maritim dunia . Kuliah umum dilaksanakan di Balairung Fakultas Pertanian Unmul, dan  dihadiri segenap Civitas Akademika FKIP. Diawali dengan Sambutan Wakil Rektor Bidang Akademik Profesor Dr. Mustopo Agung Sarjono.

Menurut Kapushidrosal, Perairan Indonesia merupakan perairan yang sangat strategis, karena sebagai Sea Line of Communication(SLOC) dan Sea Lane of Oil Trade (SLOT) bagi kapal-kapal yang berlayar mengingat posisi Indonesia berada pada persilangan dua samudera dan dua benua.

“Lebih dari 90% perdagangan dunia dilaksanakan melalui laut, 40% melalui perairan Indonesia. Oleh sebab itu dibutuhkan  data dan informasi hidro-oseanografi yang akurat, terpercaya dan mutakhir  berupa Peta Laut Indonesia dan publikasi nautika termutakhir  yang dapat  memberikan jaminan keselamatan bagi-kapal-kapal yang berlayar di perairan Indonesia” katanya.

Selain itu, hidrografi juga memberikan  Kontribusi yang besar dalam pembangunan kelautan, seperti pengembangan / pembangunan pulau-pulau kecil, Pengembangan pariwisata bahari, pembuatan peta tematik area konservasi laut, Zonasi laut, data untuk analisa pertahanan laut nasional, serta pembangunan pelabuhan, alur pelabuhan, ALKI dan  alur strategis untuk Tol laut dalam rangka mewujudkan Poros Maritim Dunia.

Baca Juga  Tingkatkan Kualitas Layanan Publik, Pemkot Kendari Luncurkan Aplikasi E-Signature

“Hidrografi bukan hanya sekedar peta laut, hidrografi adalah kunci gerbang perekonomian dan ujung tombak pertahanan laut suatu negara” tegasnya.

Selesai pelaksanaan paparan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab, hal-hal yang mengemuka diantaranya tentang klaim Tiongkok atas Laut China selatan dengan isyu nine-dash line yang menyentuh Wilayah Yurisdiksi Nasional Indonesia di Natuna. Peran yang dilakukan Pushidrosal dalam menanggulangi fenomena climate change dengan kerawanan kawasan pesisir.

Selanjutnya terkait dengan luas wilayah NKRI dengan luas laut lebih besar daripada darat serta konsekuensinya dan masalah konflik Ambalat,  dibahas pula mengenai hak ulayat masyarakat adat untuk kawasan perairan pantai, serta tentang  kawasan pesisir, laut dan pulau-pulau kecil di Kaltim serta prospek kerjasama antara Unmul dengan Pushidrosal. Mengenai hak ulayat masyarakat adat untuk kawasan perairan pantai. (rls)

Facebook Comments

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air
Pertumbuhan Kripto Tinggi, Apakah Investor Indonesia Sudah Aman?
Lebih dari Sekadar Mal: ASHTA District 8 sebagai Destinasi Gaya Hidup Lengkap
Rotasi Dispar Sultra dan Tanda Tanya Pariwisata: Menjaga Napas Panjang Keberlanjutan
Lebih dari Sekadar Jual-Beli Alat Tulis, Tokojadi Buka Ruang Promosi Gratis Bagi Pelanggan
Holding Perkebunan Nusantara Dukung Aksi Solidaritas Petani Sawit untuk Korban Banjir di Aceh dan Sumatera
KAI Divre III Palembang Angkut 67.763 Penumpang, Naik 14 Persen Selama Libur Nataru 2025/2026
Biaya Makan dan Jajan Saat Traveling yang Sering Diremehkan

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:32 WITA

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air

Senin, 26 Januari 2026 - 07:34 WITA

Pertumbuhan Kripto Tinggi, Apakah Investor Indonesia Sudah Aman?

Senin, 26 Januari 2026 - 07:31 WITA

Lebih dari Sekadar Mal: ASHTA District 8 sebagai Destinasi Gaya Hidup Lengkap

Senin, 19 Januari 2026 - 19:17 WITA

Rotasi Dispar Sultra dan Tanda Tanya Pariwisata: Menjaga Napas Panjang Keberlanjutan

Minggu, 18 Januari 2026 - 00:25 WITA

Lebih dari Sekadar Jual-Beli Alat Tulis, Tokojadi Buka Ruang Promosi Gratis Bagi Pelanggan

Berita Terbaru