Panjikendari.com – Pemerintah Kota Kendari melalui Dinas Kominfo sebagai pengembang aplikasi Jaga Kendari (JARI) terus berkreasi mengembangkan fasilitas dalam aplikasi Jaga Kendari (JARI).
“Terbaru, warga bisa langsung memperbarui datanya di aplikasi JARI tanpa harus datang ke Disdukcapil,” kata Kabid E Government Dinas Kominfo Kendari Wawan Astanto, Kamis, 10 September 2020.
Dijelaskan, update data yang dimaksud yaitu, jika data NIK, nama lengkap, tempat dan tanggal lahir sudah sesuai dgn KTP-el dan KK namun data masih tidak ditemukan atau tidak sesuai pada aplikasi online seperti; tidak bisa mendaftar CPNS, tidak bisa mengurus BPJS, tidak bisa mengurus rekening bank, tidak bisa mendaftar SIM, tidak bisa mendaftar kartu seluler prabayar, dll.
“Saat ini masyarakat bisa langsung meng-update-nya tanpa harus datang lagi ke Capil, cukup melalui aplikasi JARI, petugas dalam waktu 1×24 akan mengkonsolidasikan data warga tersebut,” ungkap Wawan.
Sementara itu, Inspektur Kota Kendari Syarifuddin, menjelaskan, fitur tersebut dibuat berdasarkan evaluasi pelaksanaan uji coba, dimana banyak masyarakat yang berurusan untuk update data.
Namun sebelum berurusan kata dia, warga harus melengkapi sejumlah dokumen pendukung. Dengan itu, operator dapat melakukan proses penginputan update data sesuai dengan urutan pengajuan.
“Ini merupakan terobosan tambahan baru dalam aplikasi JARI, memudahkan, semua orang punya hak akses yang sama, serta mengurangi pertemuan tatap muka dengan petugas. Semoga tambahan fitur layanan ini bisa memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Di tempat terpisah, Kadis Kominfo Kota Kendari Moh. Nur Rasak mengatakan, dalam rangka mendukung program pelayanan berbasis informasi dan teknologi, Kominfo Kota Kendari akan terus bekerjasama dengan instansi pengelola baik itu Inspektorat , Disdukcapil, kecamatan dan kelurahan sehingga informasi yang disajikan dalam aplikasi jari dapat disesuaikan dengan kebutuhan pelayanan masyarakat.
“Ini merupakan wujud implementasi dari visi dan misi Kota Kendari yang berbasis informasi dan teknologi,” pungkasnya. (man)








