Pemkot Kendari Salurkan BLT kepada 1.355 Nelayan

- Penulis

Kamis, 18 Juni 2020 - 18:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Kendari, H Sulkarnain K, saat menyalurkan bantuan langsung tunai kepada masyarakat di Kelurahan Lapulu, Kamis, 18 Juni 2020.

i

Wali Kota Kendari, H Sulkarnain K, saat menyalurkan bantuan langsung tunai kepada masyarakat di Kelurahan Lapulu, Kamis, 18 Juni 2020.

Panjikendari.com – Pemerintah Kota Kendari provinsi Sulawesi Tenggara menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) kepada 1.355 nelayan yang terdapat Covid-19 di daerah itu.

“Hari ini kita serahkan seluruhnya secara simbolis jumlahnya 1.355 nelayan di Kendari, Alhamdulillah ini sudah hasil verifikasi dari inspektorat yang memastikan bahwa penerima ini memang sudah sesuai dengan kriteria yang ditetapkan,” kata Wali Kota Kendari, H Sulkarnain K, usai menyerahkan bantuan secara simbolis di Kelurahan Lapulu, Kamis, 18 Juni 2020.

Bantuan langsung tunai yang diberikan tersebut kata Sulkarnain, sebesar Rp300.000 per nelayan yang bersumber dari APBD Kendari

“Kita berharap bantuan kita hari ini walaupun memang tidak seberapa nilainya dan hanya sekali ini bisa menjadi stimulus buat masyarakat sekaligus simbol bahwa saatnya sekarang kita mulai bangkit. Saatnya kita mulai menata kehidupan kita setelah 3 bulan kita berjibaku menghadapi Covid-19,” katanya.

Sulkarnain menilai, bahwa profesi nelayan tidak terlalu berpengaruh atau berisiko terhadap pandemi Covid-19 karena aktivitasnya di laut yang tidak terlalu banyak berinteraksi dengan manusia.

“Tetapi karena pandemi Covid-19 ini adalah bencana nasional maka semua yang memenuhi kriteria untuk dibantu, harus dibantu termasuk para nelayan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kendari, Rahman Nafirah, melaporkan jumlah nelayan di Kota Kendari sekitar 16.000 KK yang tersebar di beberapa kelurahan terutama di pesisir teluk Kendari.

“Yang kami usulkan untuk mendapatkan bantuan sebanyak 1.777 orang, tetapi yang penuhi kriteria hanya 1.355 kepala keluarga,” katanya.

Dikatakan, masyarakat nelayan di Kota Kendari ada tiga kategori yakni pemilik perahu/kapal nelayan, buruh nelayan, dan nelayan tradisional.

“Dari tiga ketegori nelayan itu, yang paling banyak di Kendari adalah nelayan tradisional,” katanya.

Baca Juga  Kendari Bergerak untuk Kendari Terang Masuk Rahandouna

Mewakili masyarakat nelayan, Rahman Nafirah mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang telah memberikan perhatian dan kepedulian terhadap masyarakat penilaian yang ada di kota Kendari. (man)

Facebook Comments

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut
Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe
Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air
MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital
Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep
Promo Januari 2026! Al-Munawwir Buka Kelas Berkuda & Panahan
Al-Munawwir Stable & Archery Reborn Gelar Pelatihan Dasar Berkuda di Kendari
Perjuangan Ojol Perempuan di Kolaka, Menghidupi Keluarga dari Jalanan

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 11:19 WITA

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:00 WITA

Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:32 WITA

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:49 WITA

MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:34 WITA

Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep

Berita Terbaru