Pemkot Kendari Edukasi Warga Terkait Keamanan Pangan Sehat

- Penulis

Selasa, 25 Mei 2021 - 18:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir.

i

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir.

Panjikendari.com – Pemerintah Kota Kendari melaksanakan kegiatan advokasi keamanan pangan terpadu dalam rangka kegiatan desa/kelurahan pangan aman, pangan jajanan anak sekolah dan pasar aman berbasis komunitas, di Kendari, Selasa, 25 Mei 2021.

“Tidak semua bahan pangan yang kita konsumsi ini bisa segera ketahuan efeknya, kalau segera ketahuan mungkin bisa kita langsung deteksi, tapi kan tidak jarang bahan pangan yang kita konsumsi ini setelah terakumulasi sekian lama baru kita rasakan dampaknya. Oleh karena itu, di sini lah pentingnya kita melakukan deteksi awal,” kata Wali Kota Kendari, H Sulkarnain Kadir, saat membuka kegiatan itu.

Sulkarnain mengatakan, sangat penting masyarakat mengonsumsi makanan sehat, namun untuk mengetahui bahan makanan tersebut layak konsumsi atau sehat butuh legitimasi lembaga tertentu dalam hal ini Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).

Ia berharap pengetahuan yang didapat nantinya bisa ditularkan hingga ke rantai produsen makanan, sehingga tanaman yang ditanam aman dari sisi kesehatan.

Sulkarnain juga berpesan, agar BPOM Kendari memfasilitasi para pelaku Usaha Mikro Kecil, Menengah (UMKM) kuliner agar bisa mendapatkan standarisasi kesehatan.

“Saya berharap nanti juga bisa digagas program untuk UMKM kita, tadikan ada pasa aman, agar betul-betul para pelaku UMKM kita ini tidak terbebani oleh biaya proses yang terlalu tinggi,” katanya.

Menurutnya, sering kali bertemu para pelaku UMKM yang mengaku masih ragu mengurus izin terkait standar kelayakan makanan, karena secara ekonomi mereka belum bisa memenuhinya.

Sementara itu, Kepala Balai POM Sultra, Yoseph Nahak Klau, Apt., M.Kes. menjelaskan, program pengawasan pangan terpadu mulai dijalankan tahun 2020 dan masih berlanjut di tahun 2021. Ini dilakukan agar pengawasan pangan bisa lebih efektif.

Baca Juga  Kemenkeu Tunda Penyaluran DAU bagi 380 Pemda, 11 di Sultra

“Sejak 2020 Kota Kendari terpilih menjadi salah satu diantara kabupaten/kota yang mendapat dana alokasi khusus di bidang pengawasan obat dan makanan,” katanya.

Dia berharap pemerintah daerah juga menyediakan dukungan dana agar cakupan pengawasan lebih luas dan hasilnya juga bisa lebih maksimal.

Dia menambahkan, tahun 2021 Kota Kendari kembali mendapatkan anggaran pengawasan keamanan pangan terpadu. Melalui program ini, dilakukan intervensi pengawasan di pasar, kelurahan dan sekolah. (man)

Facebook Comments

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut
Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe
Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air
MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital
Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep
Promo Januari 2026! Al-Munawwir Buka Kelas Berkuda & Panahan
Al-Munawwir Stable & Archery Reborn Gelar Pelatihan Dasar Berkuda di Kendari
Perjuangan Ojol Perempuan di Kolaka, Menghidupi Keluarga dari Jalanan

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 11:19 WITA

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:00 WITA

Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:32 WITA

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:49 WITA

MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:34 WITA

Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep

Berita Terbaru