Musrenbang di Puuwatu, Sektor UMKM Belum Jadi Usulan Primadona

- Penulis

Kamis, 18 Februari 2021 - 07:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kota Kendari, Sahabuddin.

i

Anggota DPRD Kota Kendari, Sahabuddin.

PANJIKENDARI.COM, KENDARI – Berbagai usulan program pembangunan pada kegiatan musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Puuwatu, baik di sektor infrastruktur, pendidikan dan kesehatan, namun sayangnya di sektor pemberdayaan masyarakat belum menjadi usulan primadona oleh pemerintah setempat, Rabu 17 Februari 2021.

Tercatat ada empat kelurahan di kecamatan ini, yaitu Kelurahan Puuwatu, Kelurahan Abeli Dalam, Kelurahan Lalodati, dan Kelurahan Punggolaka, sepakat mengusulkan program prioritas di sektor pembangunan infrastruktur. Mulai dari pembangunan drainase, pengaspalan jalan, perbaikan jembatan serta pembangunan aula kantor kecamatan.

Salah seorang anggota DPRD Kota Kendari dari fraksi Golkar, Sahabuddin mengatakan, semua usulan hakikatnya sah-sah saja karena telah menjadi hasil musyawarah warga di tiap kelurahan. Hanya saja, sangat disayangkan ketika masih ada sektor pemberdayaan masyarakat seperti usaha-usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) belum menjadi primadona. Hal itu tergambar dari usulan yang masuk tidak terdapat kegiatan pemberdayaan UMKM.

“Saya sudah sampaikan bahwa usulan ini bukan hanya infrastruktur tapi bisa mengakomodir usaha-usaha kecil masyarakat, sebenarnya tak banyak setidaknya ada di Kecamatan Puuwatu ini,” kata Sahabuddin.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Kendari ini mengaku kondisi pandemi ini sangat berdampak pada sendi kehidupan masyarakat, khususnya di sektor UMKM. Sahabuddin mengatakan, dirinya akan mengakomodasi kepentingan UMKM melalui reses.

In Syaa Allah saya fokus penanganan peningkatan pemberdayaan masyarakat, khusus di kecamatan Puuwatu saya akan akomodir pelaku UMKM pada reses nanti,” ujarnya.

Sementara itu, pada saat Musrenbang salah seorang warga pelaku usaha sayuran hidroponik menyampaikan bahwa hingga kini pemerintah belum memberikan perhatian bagi usahanya.

Di hadapan anggota dewan, ibu rumah tangga tersebut berharap usaha yang dirintis sejak tiga tahun lalu bisa mendapatkan bantuan modal.

Baca Juga  Menpan RB Bocorkan Jadwal Pendaftaran CPNS 2018

“Mudah-mudahan usaha kami bisa tetap berjalan pak, sebenarnya saya sudah mengusulkan ke kelurahan tapi tidak pernah ada tanggapan positif,” katanya. (Burhan)

Facebook Comments

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut
Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe
Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air
MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital
Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep
Promo Januari 2026! Al-Munawwir Buka Kelas Berkuda & Panahan
Al-Munawwir Stable & Archery Reborn Gelar Pelatihan Dasar Berkuda di Kendari
Perjuangan Ojol Perempuan di Kolaka, Menghidupi Keluarga dari Jalanan

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 11:19 WITA

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:00 WITA

Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:32 WITA

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:49 WITA

MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:34 WITA

Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep

Berita Terbaru