Mengenal Kekayaan dan Keunikan Arsitektur Wuna

- Penulis

Rabu, 18 November 2020 - 00:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan webinar tentang arsitektur Wuna yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Arsitektur (HMA) Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari dan HIMA Wastupadma Universitas Bung Karno (UBK).

i

Kegiatan webinar tentang arsitektur Wuna yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Arsitektur (HMA) Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari dan HIMA Wastupadma Universitas Bung Karno (UBK).

Panjikendari.com – Himpunan Mahasiswa Arsitektur (HMA) Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari dan HIMA Wastupadma Universitas Bung Karno (UBK) menggelar kegiatan webinar arsitektur berjudul ‘Berkenalan dengan Arsitektur Wuna’, di Jakarta, Sabtu, 14 November 2020.

Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber yang berlatar belakang dosen dari masing-masing kampus penyelenggara. HMA UHO menghadirkan La Ode Abdul Rachmad Sabdin Andisiri, ST., M.Sc sedangkan HIMA Wastupadma UBK menghadirkan Abdullah Ali, ST., MT.

Arsitektur Wuna berada di Pulau Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara. Alasan penamaan arsitektur Wuna (bukan Muna) merujuk pada perikehidupan masyarakat yang dulu disebut Wuna khususnya karya arsitektur.

Menurut La Ode Abdul Rachmad, asal muasal arsitektur Wuna dapat dilihat pada Gua Metanduno kawasan Lia Ngkabori, dimana terdapat sebuah gambar sketsa perspektif hunian berkontruksi panggung dan beratap pelana.

“Dalam wujud Arsitektur Wuna zaman klasik dapat terekonstruksi dalam penelitian menggunakan metode yang disebut membaca arsitektur berdasarkan sisa umpak-umpak pada makam raja serta metode wawancara kepada budayawan Muna,” ujar Rachmad.

Wujud arsitektur klasik dapat dilihat dari beberapa contoh bangunan seperti istana atau Kamali Sangia Latugho (abad XVI), Kamali Sangia Tetobhea (abad XIX), rumah Perdana Menteri atau Lambu Bhalano, dan rumah pengawal raja atau Lambu Kapitha.

La Ode Abdul Rachmad membantah bahwa dalam wujud arsitektur Wuna klasik terkesan diskriminatif karena membedakan tamu dari kalangan bangsawan dan masyarakat biasa. Padahal jika memahami tentang arsitektur dan perilaku, ditemukan kecerdasaan arsitek Wuna atau pande wanu dalam mengkonfigurasi karya arsitekturnya.

Sementara itu, Abdullah Ali, mengatakan, arsitektur Wuna telah menunjukkan komponen utuh dari 4 pilar arsitektur nusantara yakni arsitektur, ekologi, sosial, dan budaya seperti yang diuraikan sebelumnya.

Baca Juga  Satpol PP Mubar Amankan Aset Pemda yang Diklaim Warga

Dalam penyampaiannya juga, Abdullah Ali berharap pada mahasiswa serta peneliti bidang arsitektur lebih tergugah untuk berkarya dan menulis tentang arsitektur nusantara.

“Saya terpesona dan jatuh cinta pada arsitektur Wuna yang kaya dan unik,” ujarnya.

Guru Besar Ilmu Arsitektur Prof. Josef Prijotomo mengatakan, arsitektur Wuna merupakan perkawinan antara arsitektur lokal dengan arsitektur Bugis, hal tersebut dapat dilihat dari ghiloi.

Selain itu model bukaan berjari pada konsep peranginan Arsitektur Wuna merupakan yang tertua pada Arsitektur Nusantara.

Penulis buku Membenahi Arsitektur Nusantara (buku terbaik Arsitektur tahun 2020) ini menuturkan bahwa dalam persandingan Arsitektur Wuna dengan Arsitektur Nusantara, besar kemungkinan wujud kamali Sangia Latugho berasal dari rumah Tambi (Lore), persandingan lambu Kapitha dengan Malige Sultan Hamidi (Wolio), lambu Bhalano dengan Boyang Adaq (Mandar), Banua Sulu (Luwu) dan Banua Wolio. (rls)

Facebook Comments

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe
MI Al-Istiqomah Kendari Terapkan Cara Unik PPDB, Jaring Siswa Lewat Lomba Edukatif Anak Usia Dini
Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air
MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital
Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep
Promo Januari 2026! Al-Munawwir Buka Kelas Berkuda & Panahan
Al-Munawwir Stable & Archery Reborn Gelar Pelatihan Dasar Berkuda di Kendari
Perjuangan Ojol Perempuan di Kolaka, Menghidupi Keluarga dari Jalanan

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:00 WITA

Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe

Rabu, 28 Januari 2026 - 06:34 WITA

MI Al-Istiqomah Kendari Terapkan Cara Unik PPDB, Jaring Siswa Lewat Lomba Edukatif Anak Usia Dini

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:32 WITA

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:49 WITA

MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:34 WITA

Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep

Berita Terbaru