BERITA UTAMA

Mati Mesin, Lima Pemancing di Kolaka Berhasil Dievakuasi Tim SAR

Longboat Lima Pemancing di Kolaka Mengalami Mati Mesin
58

panjikendari.com – Tim rescue pos SAR Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin pagi tadi, 30 Juli 2018, sekitar pukul 08.30 WITA, berhasil mengevakuasi lima pemancing di perairan Pulau Lemo, Kolaka.

Evakuasi dilakukan setelah ada laporan dari keluarga salah seorang korban bahwa perahu longboat yang digunakan lima pemancing tersebut mengalami mati mesin dan patah as di perairan yang berjarak kurang lebih 8 Nautical Mile dari Pelabuhan Kolaka.

Humas Basarnas Kendari, Wahyudi, menuturkan, informasi tentang adanya longboat yang mati mesin dan patah as itu diperoleh dari keluarga salah seorang korban.

“Laporannya masuk pukul 05.50 WITA. Saat itu juga tim rescue pos SAR Kolaka, bersama Kodim Kolaka, Pos TNI AL Kolaka, Polsek Kolaka, dan Pol Air Kolaka diberangkatkan menuju TKM (Tempat Kejadian Musibah) dalam rangka memberikan bantuan,” terang Wahyudi.

Berdasarkan laporan yang diterima, kata Wahyudi, longboat tersebut keluar memancing dari Kolaka menuju sekitar perairan Pulau Lemo utk memancing pada hari Minggu 29 juli 2018 pukul 12.00 WITA.

“Saat hendak kembali dari mancing subuh dini hari tadi, longboat yang ditumpangi ditumpangi mengalami mati mesin dan patah as,” tuturnya.

Pada pukul 08.30 WITA, lanjut Wahyudi, tim rescue berhasil menemukan longboat yg mati mesin tersebut pada koordinat 04 05’ 49.7”S – 121 29’ 35.6” kurang lebih 8 Nautical Mile dari Pelabuhan Kolaka.

Didukung dengan cuaca yang cerah, tim dengan mudah mengevakuasi longboat bersama lima pemancing menuju Pelabuhan Kolaka dalam keadaan selamat.

Adapun identitas kelima pemancing tersebut, masing-masing, Tatar Hartama (Totok)/laki/40thn, Gitra (Cito)/laki/28thn, Eko Hardianto (Eko)/laki/37thn, Gunawan (Wawan)/laki/41thn, dan Roger (Regen) /laki/25thn.

“Dengan ditemukannya keseluruhan korban dalam keadaan selamat, operasi SAR terhadap satu buah longboat dengan POB lima orang yang mengalami mati mesin dan patah as dinyatakan selesai dan ditutup,” tutup Wahyudi. (jie)

Beri Komentar
Loading...

Terpopuler

Panji Kendari merupakan media online yang mengabarkan peristiwa terkini di jazirah Sulawesi Tenggara dengan mengedepankan potensi daerah, potensi wisata, dan kejadian-kejadian untuk para pembaca.

STATISTIK WEB

Facebook

To Top
error: Content is protected !!