Mahasiswa Agroteknologi UHO Kendari Kembangkan Pertanian Organik melalui Pupuk Bio-Plus

- Penulis

Senin, 15 Juli 2019 - 00:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim pelaksana PHBD HMJ Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari.

i

Tim pelaksana PHBD HMJ Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari.

panjikendari.com – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Agroteknologi, Fakultas Pertanian (Faperta), Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari mengembangkan pertanian organik melalui pupuk organik Bio-Plus di Desa Marga Cinta Kecamatan Moramo, Konawe Selatan (Konsel).

Program pengabdian kepada masyarakat ini didanai melalui Program Hibah Bina Desa (PHBD) dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) tahun anggaran 2019.

Dalam kegiatan ini, 10 mahasiswa HMJ Agroteknologi Faperta UHO Kendari mencoba memanfaatkan potensi sumber daya lokal yang dimiliki Desa Marga Cinta dalam meningkatkan hasil pertanian.

Kesepuluh mahasiswa yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, meliputi; Supriadin sebagai ketua tim, beranggotakan Muhammad Safaruddin, Ambo Aco K, Amelia Hasanah, Muhammad Nur Ba’da, Sri Intan Aindo, Muhammad Radhy, Yudistira, Husna Febryanti, dan Tri Said Badaruddin.

Mereka bekerja mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang dimiliki di bawah bimbingan dosen pembimbing Prof Dr Ir Gusti Ayu Kade Sutariati MSi.

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Fakultas Pertanian UHO Kendari, Dr La Ode Afa SP MSi, menjelaskan, program PHBD ini didanai oleh Kemenritekdikti dalam rangka mengembangkan ilmu pengetahuan serta memacu kreativitas dan inovasi lembaga mahasiswa dalam membangun desa.

“Program ini dilaksanakan oleh lembaga kemahasiswaan. Kebetulan yang lolos itu HMJ Agroteknologi. Untuk bisa terkaver dalam PHBD ini harus melalui proses seleksi. Di Fakultas Pertanian, ada dua lembaga kemahasiswaan yang mengajukan proposal, tapi hanya satu yang lolos,” ungkap La Ode Afa, saat ditemui di ruang kerjanya, pekan lalu.

Menurutnya, pihak Fakultas Pertanian selalu mendorong mahasiswa dalam berinovasi dan berkarya guna mendukung pemeringkatan universitas. Selain melalui PHBD, pihak fakultas sudah banyak memberi support kepada mahasiwa untuk mengikuti kegiatan-kegaitan.

Baca Juga  Kampung Inggris Kendari Buka Enam Kelas Baru

“Pada prinsipnya, Fakultas Pertanian siap mendukung pemeringkatan universitas,” katanya optimis.

Sementara itu, Ketua tim pelaksana PHBD, Supriadin, menjelaskan, melalui kegiatan ini, tim PHBD ingin memanfaatkan sumber daya lokal yang ada di sekitar masyarakat guna meningkatkan hasil pertanian, melalui produksi pupuk organik Bio-Plus yang akan diperkaya dengan mikroorganisme lokal asal tanaman bambu dan endo-rhizo bakteri.

“Kita membuat pupuk organik dengan memanfaatan limbah pertanian dan peternakan berupa sekam padi, kotoran ayam, diperkaya MOL (mikroorganisme lokal) yang terbuat dari akar bambu dan agens hayati endo-rhizo bakteri. Dari sini diperoleh pupuk organik Bio-Plus,” terang Supriadin, saat ditemui di Faperta UHO Kendari, pekan lalu.

Dalam demonstrasi pembuatan pupuk organik Bio-Plus tersebut, kata Supriadin, pihaknya melibatkan masyarakat tani dan karang taruna Desa Marga Cinta.

Melalui program ini, lanjut Supriadin, diharapkan ada peningkatan pengetahuan masyarakat dalam memproduksi pupuk organik Bio-Plus yang bahan-bahannya mudah diperoleh di lingkungan sekitar desa.

“Dengan demikian, ketika masyarakat sudah memahami cara memproduksi pupuk organik Bio-Plus dan diaplikasikan dalam usaha pertanian maka Insya Allah hasil panen dapat meningkat yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan petani,” kata Supriadin.

Menurut Supriadin, sejauh ini, PHBD yang mereka laksanakan di Desa Marga Cinta sudah melalui beberapa tahapan, antara lain, penyiapan lahan, penyuluhan, dan demonstrasi pembuatan pupuk organik Bio-Plus. “Kita saat ini sedang persiapan demonstrasi uji pupuk Bio-Plus dan penanaman,” sebutnya. (jie)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MI Al-Istiqomah Kendari Terapkan Cara Unik PPDB, Jaring Siswa Lewat Lomba Edukatif Anak Usia Dini
MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital
Dari Agrowisata California, Masjid Pondok Pesantren Alam Nurul ‘Ilmi Mulai Dibangun
Guru PPPK Napabalano–Towea Kirim Bantuan untuk Korban Bencana Sumatera
Fakultas Pertanian Gelar Bimtek Pupuk Organik Diperkaya Agens Hayati Indigenos di Desa Lasalepa
Milad IGRA ke-23 di Baubau Berjalan Sukses, IGRA Kendari Boyong Dua Medali Emas
UHO dan Dinas Pertanian Kendari Dorong Pertanian-Peternakan Terpadu Berbasis Zero Waste
Universitas Halu Oleo Dorong Sanitasi Sehat di Kawasan Pesisir melalui Inovasi Septictank Adaptif

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 06:34 WITA

MI Al-Istiqomah Kendari Terapkan Cara Unik PPDB, Jaring Siswa Lewat Lomba Edukatif Anak Usia Dini

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:49 WITA

MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital

Minggu, 14 Desember 2025 - 17:28 WITA

Dari Agrowisata California, Masjid Pondok Pesantren Alam Nurul ‘Ilmi Mulai Dibangun

Sabtu, 6 Desember 2025 - 09:24 WITA

Guru PPPK Napabalano–Towea Kirim Bantuan untuk Korban Bencana Sumatera

Rabu, 12 November 2025 - 09:25 WITA

Fakultas Pertanian Gelar Bimtek Pupuk Organik Diperkaya Agens Hayati Indigenos di Desa Lasalepa

Berita Terbaru