Longboat Mati Mesin dan Bocor di Perairan Kaledupa, 14 Penumpang Berhasil Dievakuasi

- Penulis

Jumat, 7 Maret 2025 - 22:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakatobi – Sebuah longboat dengan 15 orang di dalamnya mengalami mati mesin dan kebocoran di sekitar perairan Kaledupa, Wakatobi, pada Jumat (7/3) dini hari. Tim SAR dari Pos SAR Wakatobi bergerak cepat setelah menerima laporan dari salah seorang penumpang dan berhasil mengevakuasi 14 orang dalam kondisi selamat.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Amiruddin A.S, menjelaskan bahwa informasi kecelakaan ini pertama kali diterima oleh Comm Centre KPP Kendari pada pukul 03.45 Wita.

“Kami menerima laporan dari Ibu Nursianti, salah satu penumpang longboat, yang menginformasikan bahwa kapal mereka mengalami mati mesin dan kebocoran di perairan Kaledupa,” ujar Amiruddin.

Menindaklanjuti laporan tersebut, pada pukul 04.05 Wita, Tim Rescue Pos SAR Wakatobi segera diberangkatkan ke lokasi kejadian. Dengan jarak sekitar 22 mil laut dari Pos SAR Wakatobi, tim bergerak cepat menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) untuk melakukan evakuasi.

Pada pukul 05.05 Wita, longboat berhasil ditemukan tidak jauh dari lokasi kejadian awal. Sebanyak 14 penumpang segera dievakuasi ke RIB dan dibawa ke Pelabuhan Tingku Wanci, di mana mereka tiba dengan selamat pada pukul 07.00 Wita.

“Sementara itu, satu orang penumpang yang merupakan motoris longboat, Laode Salimi, tetap berada di atas kapal untuk menunggu bantuan penarikan dari pihak keluarga,” tambah Amiruddin.

Dengan selesainya proses evakuasi, operasi SAR resmi dinyatakan ditutup, dan seluruh personel yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.

Kronologi Kejadian

Menurut laporan yang diterima Basarnas Kendari, longboat tersebut bertolak dari Pelabuhan Binongko menuju Wanci pada Kamis (6/3) sekitar pukul 24.00 Wita. Dalam perjalanan, kapal menabrak karang hingga mengalami kebocoran ringan dan mati mesin di sekitar perairan Kaledupa. Kondisi ini membuat para penumpang membutuhkan bantuan SAR untuk menyelamatkan diri.

Baca Juga  Pengurus IGRA Kota Kendari Periode 2024-2028 Resmi Dikukuhkan

Kondisi Cuaca Saat Operasi SAR: cuaca cerah, tinggi gelombang: 0,5 meter, arah angin dari barat.

Daftar Penumpang Longboat:

1. La Lewa (70 tahun)

2. Gening (30 tahun)

3. Nursianti (32 tahun)

4. Supiin (40 tahun)

5. Wajaida (53 tahun)

6. Cantika (9 tahun)

7. Suprin (22 tahun)

8. Bintang (3 tahun)

9. Jumriati (24 tahun)

10. Surfin Wali (27 tahun)

11. Kardila (31 tahun)

12. Sukmawati (30 tahun)

13. Nurlina (36 tahun) – Pasien

14. Mina (68 tahun)

15. Laode Salimi (37 tahun) – Motoris

Pihak yang Terlibat dalam Operasi SAR: Staf Operasi KPP Kendari, Rescuer Pos SAR Wakatobi, RSUD Wanci, Petugas Pelabuhan Tingku.

Peralatan yang Digunakan: Rescue car, Rigid Inflatable Boat (RIB), peralatan evakuasi, peralatan medis, peralatan komunikasi, dan peralatan pendukung keselamatan.

Dengan keberhasilan evakuasi ini, Kepala KPP Kendari, Amiruddin A.S, mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat berlayar, terutama di malam hari dan dalam kondisi cuaca yang tidak menentu.

“Kami mengingatkan para pengguna transportasi laut agar selalu memastikan kondisi kapal dalam keadaan layak laut serta membawa peralatan keselamatan yang memadai. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” pungkasnya. (*)

 

Facebook Comments

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe
Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air
Ratusan Burung Endemik Sulawesi Diselamatkan dari Penyelundupan Laut
MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital
Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep
Promo Januari 2026! Al-Munawwir Buka Kelas Berkuda & Panahan
Al-Munawwir Stable & Archery Reborn Gelar Pelatihan Dasar Berkuda di Kendari
Perjuangan Ojol Perempuan di Kolaka, Menghidupi Keluarga dari Jalanan

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:00 WITA

Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:32 WITA

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:49 WITA

MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:34 WITA

Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep

Rabu, 21 Januari 2026 - 19:21 WITA

Promo Januari 2026! Al-Munawwir Buka Kelas Berkuda & Panahan

Berita Terbaru