Kreativitas Rajiun dalam Pembangunan Muna Barat

- Penulis

Jumat, 31 Januari 2020 - 14:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Surachman
(Kordinator Media Center Pembangunan Kabupaten Muna Barat)

Ada ungkapan Albert Einstein yang sangat menarik untuk kita selami yakni “Kegilaan adalah melakukan hal yang sama berulang-ulang dan mengharapkan hasil yang berbeda”.

Ungkapan Einstein tersebut menyiratkan bahwa kreativitas berpikir sangat diperlukan untuk menghasilkan terobosan baru dalam hal apapun. Kita tak akan menghasilkan sesuatu yang baru jika kita tak memiliki keberanian mencoba hal baru, men-challenge sesuatu dengan kreativitas yang tinggi akan mendapatkan hasil yang maksimal pula. Begitu pula dalam hal kepemimpinan dibutuhkan kreativitas yang tinggi dari seorang pemimpin jika menginginkan daerahnya dapat maju dan sejahtera.

Kreativitas dalam membangun ini rupanya dimiliki oleh sosok La Ode M Rajiun Tumada dalam membangun Muna Barat. Beberapa kreativitas pembangunan tersebut dapat dilihat pada implementasi kebijakan pembangunan Muna Barat dari tahun ke tahun sejak periodeisasi Rajiun sebagai Pj Bupati Muna Barat sampai saat ini sebagai bupati devenitif.

Poin-poin kebijakan beliau yang dapat dikatakan kreatif diantaranya : (1). Pada aspek infrastruktur, Rajiun telah berhasil mengubah wajah Muna Barat yang dahulu sebelum mekar sangat tertinggal, pada beberapa kawasan mengalami keterisolasian akibat buruknya sistem konektivitas.

Namun saat ini Muna Barat telah menjelma sebagai daerah yang memiliki kondisi infrastruktur yang sudah cukup mantap untuk kabupaten seusianya yang mana simpul jalan yang telah terkoneksi sejak kepemimpinan Rajiun telah mencapai angka 717 kilometer.

Angka ini tak main-main, pasalnya jika tak cukup kreatif dalam membangun maka untuk menghasilkan pencapaian 717 kilometer ini adalah hal mustahil. Namun karena kreativitas dalam memaduserasikan berbagai faktor pendukung kebijakan pembangunan maka pencapaian 717 kilometer ini adalah suatu keniscayaan.

Selain pencapaian 717 kilometer tersebut, pada sektor infrastruktur Rajiun juga telah berhasil membuka gerbang transportasi udara ditandai dengan massifnya kebijakan beliau dalam mendukung operasionalnya Bandar Udara Sugi Manuru.

Dapat dikatakan bahwa beliau lah yang paling aktif dalam upaya menggeliatkan Bandar Udara Sugi Manuru Muna Barat sebagai satu satunya Bandara di Pulau Muna yang ditandai dengan kebijakan kerjasama antara Pemda Muna Barat dan Maskapai Wings Air, City Link, dan Star Nusa.

Berkat kebijakan tersebut angka kunjungan dan kedatangan dari tahun ke tahun yang melalui bandara ini semakin signifikan. Disisi lain pada sektor transportasi laut beliau pula yang kembali mengaktifkan rute penyeberangan Tondasi Muna Barat-Sikeli- Birra Sulawesi Selatan yang dilayani oleh KMP Bontoharu sebanyak  1 kali dalam sepekan.

Selain aspek konektivitas, Rajiun juga telah berhasil mengembangkan sektor irigasi dalam rangka menjadikan Muna Barat sebagai lumbung padi di jazirah Sulawesi Tenggara. Berkat tangan dinginnya, Muna Barat mengalami kenaikan produktivitas padi dari tahun ke tahun. Berdasarkan data BPS pada tahun 2018 produktivitas padi Muna Barat telah mencapai 3.603 ton.

Adanya kenaikan produksi ini diakibatkan oleh semakin membaiknya kinerja jaringan irigasi pada Daerah Irigasi Kabupaten Muna Barat sehingga masyarakat petani sawah memperluas cakupan areal sawah garapan masing-masing;

(2). Pada aspek lain, kreativitas Rajiun dalam membangun Muna Barat adalah dalam hal kebijakan pada sektor pendidikan, mulai pemberian seragam gratis bagi pelajar SD, SMP/sederajat, beasiswa berprestasi dan pemberian insentif bagi guru-guru non pns.

Berkat kebijakan tersebut, beliau berhasil meraih penghargaan pada sektor pendidikan yang diserahkan langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim.

Baca Juga  Rayuan Sawit di Kampung La Ege

(3). Pada sektor pengelolaan APBD juga sangat kreativ dengan memprioritaskan belanja untuk kebutuhan sektor publik dibandingkan belanja pegawai. Tak heran jika dalam usia yang relatif muda, Muna Barat dapat mencapai lompatan yang samgat jauh pada sektor infrastruktur publik.

Kreativitas pada aspek ini berbuah hasil dengan raihan penghargaan yang disematkan oleh media berita Kata Data sebagai Kabupaten terbaik pada aspek outcome kesejahteraan.

(4). Program nikah gratis yang merupakan kerja sama antara Kementerian Agama dan Pemda Muna Barat telah berhasil memfasilitasi pengurusan buku nikah bagi 1.000 lebih pasangan di Muna Barat.

Kebijakan ini merupakan bentuk kepedulian yang tinggi bagi upaya mengentaskan masalah-masalah yang muncul di tengah-tengah masyarakat kecil.

Dalam setiap kesempatan, Bupati Muna Barat selalu menyampaikan bahwa masalah yang muncul di tengah-tengah masyarakat merupakan pijakan utama dalam pengambilan kebijakan salah satunya adalah masih cukup banyaknya pasangan yang telah menikah namun belum memiliki buku nikah yang pada akhirnya menyulitkan  anak-anak mereka dalam pengurusan administrasi pekerjaan dimanapun mereka berada.

Oleh karena itu pemerintah harus hadir mengatasi masalah tersebut melalui kebijakan buku nikah gratis;

(5). Kreativitas lain adalah dalam hal kebijakan pemberian tunjangan perbaikan penghasilan (TPP) bagi pegawai Muna Barat yang besarnya berkisar antara 600ribu sampai Rp 1,2 juta.

Kebijakan ini merupakan indikator bahwa Bupati Muna Barat sangat care terhadap perbaikan kesejahteraan para aparaturnya. Langkah ini sekaligus menjawab opini sesat bahwa beliau adalah sosok pemimpin yang otoriter.

Bagaimana mungkin sosok yang otoriter dapat memikirkan perbaikan kesejahteraan bawahannya. Karena ciri seorang pemimpin otoriter adalah kesewenang-wenangan dalam pelaksaaan kebijakan demi memenuhi kebutuhan sang pemimpin.

Namun sebaliknya bagi seorang Rajiun bahwa bawahan adalah mitra kerja yang perlu diperhatikan, diayomi dan diarahkan untuk mencapau tujuan bersama.

Oleh karenanya kesejahteraan para pegawai perlu mendapat perhatian melalui pemberian tambahan penghasilan sehingga diharapkan nantinya para pegawai dapat bekerja maksimal dalam pelayanan kemasyarakatan.

(6). Bentuk kreativitas lain adalah perhatian beliau dalam hal perbaikan moral masyarakat. Kebijakan bantuan bagi rumah ibadah baik muslim maupun non muslim, honor bagi para imam, modin, khatib dan pemangku adat menunjukan kepedulian yang tinggi terhadap upaya perbaikan akhlak masyarakat.

Untuk mewujudkan Muna Barat yang maju dan sejahtera maka nilai-nilai relegiusitas menjadi prasyarat utama. Oleh karenanya pada sektor keagamaan perlu disupport dengan kebijakan baik aspek infrastruktur maupun supra strukturnya.

Harapannya agar masyarakat Muna Barat tak hanya memiliki derajat kesehatan yang baik namun juga memiliki jiwa yang jernih guna menunjang perepatan Pembangunan Muna Barat.

Sederet kreativitas kebijakan diatas adalah cuplikan kecil dari begitu beraneka ragamnya kebijakan kreatif dari sang pelopor pembangunan muna barat ini.

Tak heran jika beliau sangat dinantikan kiprahnya oleh berbagai elemen masyarakat untuk menakhodai wilayah wilayah yang dianggap belum maju di daerah yang lain.

Saya yakin bahwa kreativitas beliau dalam membangun Muna Barat akan direplikasikan oleh beliau dalam membangun wilayah lain jika beliau adalah pemimpinnya.

Masih banyak kreativitas lain yang ada dalam benaknya dalam setiap sambutan beliau sampaikan. Namun “saya simpan dulu” jangan sampai dicontoh lagi oleh yang lain.

Cukup jalan dua jalur dan lampu penerangan jalan yang dicontoh ungkapnya sambil tersenyum. God Job Bupatiku. Selalu siap berjuang bersamamu. (**)

Facebook Comments

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahasiswa Berkoar, Kepentingan Bersembunyi: Menelusuri Arah Sejati Gerakan 
Mengantar Generasi Qur’ani: Sebuah Kisah dari Launching AISY dan Wisuda Siswa TK Yurefi Angkatan 6
Fotuno Rete, Surga Air Jernih dari Tanah Muna
Kapal Cepat Tanpa Kelas Ekonomi: Siapa yang Peduli?
Saat Umat Kehilangan ‘Kompas’ Hidup, Tragedi Hilangnya Jiwa Merambah ke Ritual Syirik
Antara Ijazah “Asli” dan Ketidakpercayaan Publik
Duit Mengalir ke Trump, Darah Mengalir di Gaza: Ironi Dunia Arab
Wakatobi, Surga Bawah Laut yang Mulai Tercemar Dosa

Berita Terkait

Sabtu, 12 Juli 2025 - 15:16 WITA

Mahasiswa Berkoar, Kepentingan Bersembunyi: Menelusuri Arah Sejati Gerakan 

Minggu, 22 Juni 2025 - 07:07 WITA

Mengantar Generasi Qur’ani: Sebuah Kisah dari Launching AISY dan Wisuda Siswa TK Yurefi Angkatan 6

Kamis, 12 Juni 2025 - 17:16 WITA

Fotuno Rete, Surga Air Jernih dari Tanah Muna

Senin, 9 Juni 2025 - 13:34 WITA

Kapal Cepat Tanpa Kelas Ekonomi: Siapa yang Peduli?

Selasa, 3 Juni 2025 - 07:50 WITA

Saat Umat Kehilangan ‘Kompas’ Hidup, Tragedi Hilangnya Jiwa Merambah ke Ritual Syirik

Berita Terbaru