Jika Terpilih Jadi Bupati Muna, Rajiun Akan Gratiskan Seragam Sekolah

- Penulis

Kamis, 7 November 2019 - 19:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Muna Barat La Ode M Rajiun Tumada saat berbicara di hadapan ratusan warga Kecamatan Lasalepa, Selasa 5 November 2019.

i

Bupati Muna Barat La Ode M Rajiun Tumada saat berbicara di hadapan ratusan warga Kecamatan Lasalepa, Selasa 5 November 2019.

panjikendari.com – La Ode M Rajiun Tumada kian mantapkan diri menatap perhelatan Pilkada Muna 2020. Meskipun masih menyandang jabatan sebagai Bupati Muna Barat (Mubar), Rajiun sepertinya sudah siap menanggalkan jabatannya sebagai bupati Mubar untuk bertarung pada pemilihan bupati Muna 2020.

Menghadapi momentum pesta demokrasi itu, Rajiun bersama tim secara intens melakukan sosialisasi danĀ  konsolidasi di berbagai wilayah di Muna, yang ‘bungkus’ melalui kegiatan silaturahim dan sejenisnya.

Pada Selasa 5 November 2019, Rajiun menghadiri undangan silaturahim dan pengukuhan Masyarakat Pecinta Rajiun (MPR) Kecamatan Lasalepa. Hadir dalam kegiatan itu Wakil Bupati Muna Barat Achmad Lamani, Sekda Muna Barat Husein Tali, serta tokoh-tokoh masyarakat Lasalepa.

Melalui kegiatan silaturahim itu, di hadapan ratusan masyarakat yang hadir, Rajiun menyampaikan berbagai program yang dilakukan jika nanti dirinya terpilih sebagai Bupati Muna.

Salah satunya akan menggratiskan seragam dan perlengkapan sekolah seperti yang sudah dilakukannya di Kabupaten Muna Barat.

“Selama dua tahun ini saya berikan gratis pakaian seragam sekolah, mulai dari sepatu, kaos kaki, pakaian tiga pasang, dasi, sampai topi. Kita gratiskan,” kata Rajiun.

Di tengah keterbatasan APBD Muna Barat yang hanya mencapai kurang lebih Rp 600 miliar, Rajiun bersedia menyisihkan sekira Rp 2 miliar untuk pengadaan seragam dan perlengkapan sekolah gratis.

“Dan Insya Allah, kalau saya terpilih di sini (jadi Bupati Muna) saya gratis sama dengan di Muna Barat,” ujar Rajiun disambut tepuk tangan meriah masyarakat yang hadir.

Menurutnya, program bantuan seragam sekolah gratis diimplementasikannya untuk meringankan beban orang tua atau masyarakat yang tingkat ekonominya masih rendah.

“Supaya setiap musim sekolah, atau setiap tahun ajaran baru, orang-orang tua kita tidak pusing lagi memikirkan bagaimana caranya untuk bisa beli pakaian sekolah,” ucapnya.

Janjikan Buku Nikah Gratis

Selain seragam sekolah gratis, Rajiun juga akan menggratiskan buku nikah jika terpilih menjadi bupati Muna nanti. Buku nikah gratis, menurut dia, perlu dilakukan menyusul mahalnya biaya pengurusan buku nikah.

Baca Juga  Musda KNPI Sultra Terkesan Terburu-buru dan Dianggap Tidak Sah

Apalagi, kata dia, dalam adat pernikahan di Muna, buku nikah adalah urusan belakangan, yang penting proses adatnya dituntaskan terlebih dahulu. Namun kadang-kadang, setelah menikah, nanti bertahun-tahun baru mengurus surat nikah. Salah satu kendalanya adalah biaya.

“Di Muna Barat, ada 4.027 orang yang belum punya buku nikah. Tapi selama tiga tahun ini, sudah 1.000 orang kita berikan buku nikah gratis di Muna Barat. Tahun depan 500 orang lagi. Memang banyak. Makanya saya kaget, ingka nobhari bela (Bahasa Muna, artinya padahal banyak.”

“Mudah-mudahan di Muna tidak banyak. Jangan-jangan di Lasalepa ini ada juga. Tapi tidak apa-apa, jangan khawatir, nanti diselesaikan oleh La Ode M Rajiun Tumada,” ujar Rajiun disambut tepuk tangan meriah masyarakat yang hadir.

Rajiun menjelaskan, dalam program buku nikah gratis seperti yang telah dilakukan di Muna Barat, pihaknya bekerja sama dengan Kementerian Agama melalui sidang isbat nikah. Pemda Mubar menyediakan anggarannya.

Rajiun berjanji, jika nanti dirinya terpilih jadi Bupati Muna nanti, program-program kerakyatan yang telah dilakukan di Muna Barat akan diterapkan di Muna.

“APBD Muna Barat hanya kurang lebih Rp 600 miliar. Di Muna kurang lebih Rp 1,6 triliun. Jauh sekali perbandingannya. Seperti antara bumi dan langit.”

“Tapi lagi-lagi saya katakan, menjadi pemimpin itu tergantung niatnya. Kalau niatnya bagus, meskipun dengan anggaran sedikit, kepentingan masyarakat pasti akan diutamakan dibandingkan kepentingan pribadi atau golongan,” kata Rajiun.

Olehnya itu, Rajiun mengajak kepada masyarakat Muna untuk jeli dan cerdas dalam memilih pemimpinnya nanti. Masyarakat, kata dia, harus pintar menilai mana sosok yang layak memimpin daerah untuk melaksanakan pembangunan selama lima tahun kedepan. (has/fya)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

GMNI Kendari Tantang DPRD Sultra: Makan Gratis atau Masa Depan Pendidikan?
Dorong Gizi Seimbang, DPR RI Sosialisasikan Program Makanan Bergizi Gratis di Kolaka Timur
Wakil Bupati Buton Audiensi dengan DPR RI: Bahas Potensi Alam dan Akses Internet di Buton
Mastri Susilo Terpilih Aklamasi Pimpin PATRI Sultra
Alvin-Syarif Lakukan Registrasi dan Pemeriksaan Kesehatan di Kemendagri
Bupati dan Wabup Koltim Siap Dilantik, Jalani Pemeriksaan Kesehatan di Kemendagri
Festival Palembang Maju: Yudha-Bahar Hadirkan Kemeriahan Seni Budaya dan UMKM Lokal di Benteng Kuto Besak
Pendapat Pengamat Politik UHO soal Pilkada Mubar dan Wacana Kotak Kosong

Berita Terkait

Kamis, 27 Februari 2025 - 22:20 WITA

GMNI Kendari Tantang DPRD Sultra: Makan Gratis atau Masa Depan Pendidikan?

Rabu, 26 Februari 2025 - 09:15 WITA

Dorong Gizi Seimbang, DPR RI Sosialisasikan Program Makanan Bergizi Gratis di Kolaka Timur

Selasa, 25 Februari 2025 - 22:55 WITA

Wakil Bupati Buton Audiensi dengan DPR RI: Bahas Potensi Alam dan Akses Internet di Buton

Minggu, 23 Februari 2025 - 16:23 WITA

Mastri Susilo Terpilih Aklamasi Pimpin PATRI Sultra

Senin, 17 Februari 2025 - 21:00 WITA

Alvin-Syarif Lakukan Registrasi dan Pemeriksaan Kesehatan di Kemendagri

Berita Terbaru