Ini Dia 5 Tips Menjaga Semangat Selama Ramadhan

- Penulis

Senin, 6 Mei 2019 - 22:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi: (www.pixabay.com)

i

ilustrasi: (www.pixabay.com)

Panjikendari.com – Selama bulan Ramadhan kita mencoba membangun spirit beribadah kepada sang Khalik. Patut kita akui juga, nuansa ibadah di awal-awal dalam jiwa sangat tinggi. Nuansa ibadah itu terasa semakin tinggi ketika lingkungan di sekeliling menyajikan ”menu-menu ibadah”.

Namun tanpa kita sadari pula, menjelang pertengahan dan jelang akhir bulan Ramadhan rasa malas terkadang menghinggap di hati dan jiwa kita. Jangankan menjalankan ibadah sunah, melaksanakan ibadah yang wajib diperintahkan Allah swt terasa berat.

Perkara itu bukan suatu yang baru. Imam Ali RA pernah berkata, ”Kadang hati itu merespon perbuatan baik dan menolak perbuatan baik. Kadang begitu bersemangat untuk melakukan ibadah dan kadang malas”. Jika kondisi demikian benar-benar terjadi pada diri kita, maka kita tidak bedanya dengan orang yang telah memintal benang dengan kuat setelah itu diberaikan kembali.

Sangat disayangkan jika kita mendapatkan kondisi seperti itu. Tentu saja berkah dan rahmat Allah swt akan pergi meninggalkan kita. Agar kita tidak termasuk kaum yang merugi, ada baiknya kita membaca dan menghayati pesan yang disampaikan Imam Ali RA, bahwa ”jika kondisi hati ini sedang merespon yang baik, maka bawalah hati itu melakukan ibadah sunnah sebanyak-banyaknya. Dan sebaliknya apabila hati itu sedang malas dan menolak kebaikan maka lakukanlah ibadah minimal yang wajib.”.

Setidaknya terdapat lima tips agar hati kita tetap bersemangat dalam melakukan ibadah. Pertama, hadirkan kesadaran abadi akan adanya surga. Seorang muslim harus berobsesi terhadap tingkatan surga, yaitu surga Firdaus.

Dalam suatu hadis yang diriwayatkan Imam Bukhori, dikatakan bahwa ”kalau kita ingin surga, mintalah surga Firdaus. Permintaan tersebut haruslah diimbangi dengan pengetahuan kualifikasi penduduk surga.”

Kedua, harus pandai menahan amarah (kecerdasan emosi terletak pada marah). Rasulullah saw memberikan cara mengelola amarah, yaitu: membaca ta’awuzd atau jika tetap terasa ingin marah, maka dianjurkan mengambil air wudhu.

Baca Juga  Ini Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1440 H/2019 untuk Kota Kendari dan Sekitarnya

Ketiga, mudah memaafkan orang lain. Pernah dikisahkan Hasan Al Bisri yang mempunyai tetangga non-muslim. Sang tetangga memiliki kamar mandi di atas rumahnya dan bocor sehingga air merembes masuk ke dalam rumah Hasan Al Bisri.

Setiap hari beliau selalu menadahi air bocoran dengan ember. Suatu ketika beliau sakit parah dan sang tetangga-pun menjenguknya. Diapun bertanya air dari manakah ini? Hasan Al Bisri pun mencoba mengalihkan pembicaraannya. Tetapi sang tetangga terus bertanya; air dari manakah ini yang Anda tampung? Akhirnya Hasan Al Bisri menjawab, bahwa air itu adalah air rembesan dari kamar mandi Anda.

Berapa lama Anda menampungnya? 18 tahun. Betapa terkejutnya sang tetangga itu. Sang tetangga menjadi takjub akan sifat pemaaf Hasan Al Bisri, kemudian sang tetangga langsung masuk Islam.

Cara keempat yang patut kita lakukan adalah menghadirkan kecemasan abadi akan adanya neraka. Caranya adalah dengan sering-sering membaca dan mendengar ayat-ayat azab dari a-Quran. Sebagai contoh, sayyidina Umar pernah mendengar surah Attur ayat 7 berbunyi, “Sesungguhnya azab Tuhanmu pasti terjadi.”

Mendengar ayat itu beliau langsung menangis dan jatuh pingsan. Ada kisah yang menyebut setelah itu sayyidina Umar dilaporkan mengalami sakit selama 2 bulan. Beliau menganggap bahwa ayat itu untuk dirinya yang dahulu penuh dengan dosa.

Kelima, berinteraksi dengan orang-orang saleh. Tidak dipungkiri bahwa orang saleh adalah magnet kebaikan. Semoga di bulan Ramadhan ini, kita bisa menjaga semangat ibadah untuk 11 bulan pascaRamadhan.

Sumber: https://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/hikmah/13/07/23/mqcysq-lima-tips-agar-tetap-semangat-beribadah-di-bulan-ramadhan

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tips Menjaga Pola Makan Sehat Pasca Lebaran
Usai Lebaran, Nelayan Teluk Kendari Kembali ke Laut: Menjemput Harapan, Menyulam Asa
Pawai Obor Meriah di Koltim, Ribuan Warga Sambut Idul Fitri 1446 H
Sambut 1 Syawal 1446 H, Forkomm Laksanakan Takbir Keliling 
Berbagi Keberkahan di Bulan Suci, Forkomm Bagi-bagi Takjil Kepada Masyarakat 
Ahad Hari Ini, Sejumlah Warga Kendari Melaksanakan Shalat Idulfitri 
Petani Milenial Gelar Buka Puasa Bersama dan Training Marketing, Beri Bonus hingga Motor dan iPhone
PT MUF Kendari Anjangsana ke Panti Asuhan

Berita Terkait

Senin, 7 April 2025 - 10:40 WITA

Tips Menjaga Pola Makan Sehat Pasca Lebaran

Senin, 7 April 2025 - 10:10 WITA

Usai Lebaran, Nelayan Teluk Kendari Kembali ke Laut: Menjemput Harapan, Menyulam Asa

Senin, 31 Maret 2025 - 15:32 WITA

Pawai Obor Meriah di Koltim, Ribuan Warga Sambut Idul Fitri 1446 H

Minggu, 30 Maret 2025 - 22:01 WITA

Sambut 1 Syawal 1446 H, Forkomm Laksanakan Takbir Keliling 

Minggu, 30 Maret 2025 - 19:52 WITA

Berbagi Keberkahan di Bulan Suci, Forkomm Bagi-bagi Takjil Kepada Masyarakat 

Berita Terbaru