Cleaning Service di Masa Rasulullah SAW

- Penulis

Minggu, 5 Mei 2019 - 13:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi: pixabay.com

i

ilustrasi: pixabay.com

Panjikendari.com – Tidak ada amal yang sia-sia dalam Islam. Sekecil apa pun kebajikan yang dilakukan manusia, Allah tetap akan memberikan balasan yang sesuai. Hal itu sesuai firman Allah da lam surah al-Zalzalah ayat 7 dan 8, “Maka, barangsiapa mengerjakan kebaikan sebesar zarrah, niscaya dia akan melihat (balasan)-nya. Dan barangsiapa mengerjakan kejahatan seberat zarah, niscaya dia akan melihat (balasan)-nya.”

Rasulullah SAW pun tak pernah meremehkan amal baik serta kontribusi seorang Muslim terhadap Islam meskipun kecil. Beliau bahkan sangat menghomati petugas kebersihan masjid walau terkadang pekerjaan tersebut di pandang sebelah mata oleh orang lain. Sejarah mencatat, Nabi Muhammad SAW sangat menghormati Ummu Mahjan. Ia bukanlah kalangan sahabat yang turut terjun ke medan perang maupun penghafal Alquran dan hadis. Dia hanya penjaga kebersihan masjid.

Ummu Mahjan merupakan wanita yang sudah lanjut usia, lemah, dan tidak memiliki harta. Dia paham kalau setiap Muslim berkewajiban ikut menegakkan agama Allah SWT. Tapi, dengan kondisi fisiknya, ia sadar tak mungkin ikut berjihad melawan musuh-musuh Allah.

Untuk tetap dapat berkontribusi dalam perjuangan Islam, Ummu Mahjan memilih menjadi petugas kebersihan masjid. Kala itu, masjid tak sekadar tempat ibadah, tapi juga pusat pemerintah serta peradaban. Keberadaan masjid berperan penting dalam dakwah Islam. Para tokoh dan ulama selalu berkumpul di sana, baik untuk diskusi ilmu maupun membahas strategi perang.

Setiap hari, perempuan yang tinggal di Madinah itu membersihkan sekaligus merawat Masjid Nabawi agar selalu bersih dan kokoh, sehingga layak digunakan. Ia menyapu dedaunan serta ko tor an lainnya, kemudian dibuang ke tempat sampah.

Tanpa mengeluh, Ummu Mahjan melakukan semua aktivitas dengan ikhlas juga istiqamah. Walau sederhana, amalannya berarti bagi banyak orang. Ummu Mah jan menekuni pekerjaan ter sebut sampai akhir hayatnya. Para sahabat lalu menshalatkan sekaligus menguburkan jenazahnya di Baqi’ul Gharqad.

Baca Juga  Dilema Pesepakbola Muslim Melaksanakan Puasa Ramadhan

Para sahabat tak memberitahukan soal kematian Ummu Mahjan ke Rasulullah SAW. Pada waktu itu, Sang Nabi sedang tidur. Mereka tak ingin membangunkannya.

Rasul kemudian menegur para sahabat karena tak diberitahu kalau Ummu Mahjan telah meninggal. Kejadian itu dikisahkan da lam sebuah hadis, “Ada seorang wanita berkulit hitam yang biasanya membersihkan masjid. Suatu ketika, Rasulullah merasa kehilangan wanita tersebut. Lalu, beliau bertanya kepada para sahabat yang kemudian menjawab: Ia telah wafat ya Rasulullah.”

Mendengar jawaban itu, Nabi Muhammad berkata, “Mengapa kalian tidak beritahukan itu kepadaku?” Selanjutnya, Rasulullah meminta para sahabat menunjukan makam sang petugas kebersihan masjid tersebut.

Tanpa basa-basi, para sahabat langsung membawa Rasulullah SAW ke kuburannya. Sesampainya di sana, Rasulullah SAW langsung mendoakan Ummu Mahjan. Perempuan berkulit hitam tersebut memang mendapat perhatian spesial dari Rasulullah.

Seperti diketahui, doa Rasulullah SAW sudah pasti diijabah oleh Allah. Maka, didoakan olehnya merupakan keberkahan yang luar biasa.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Usai Lebaran, Nelayan Teluk Kendari Kembali ke Laut: Menjemput Harapan, Menyulam Asa
Pawai Obor Meriah di Koltim, Ribuan Warga Sambut Idul Fitri 1446 H
Sambut 1 Syawal 1446 H, Forkomm Laksanakan Takbir Keliling 
Berbagi Keberkahan di Bulan Suci, Forkomm Bagi-bagi Takjil Kepada Masyarakat 
Ahad Hari Ini, Sejumlah Warga Kendari Melaksanakan Shalat Idulfitri 
Petani Milenial Gelar Buka Puasa Bersama dan Training Marketing, Beri Bonus hingga Motor dan iPhone
PT MUF Kendari Anjangsana ke Panti Asuhan
Kelompok KKN MD-MBKM Desa Labunti Gelar Lomba Semarak Ramadan 2025

Berita Terkait

Senin, 7 April 2025 - 10:10 WITA

Usai Lebaran, Nelayan Teluk Kendari Kembali ke Laut: Menjemput Harapan, Menyulam Asa

Senin, 31 Maret 2025 - 15:32 WITA

Pawai Obor Meriah di Koltim, Ribuan Warga Sambut Idul Fitri 1446 H

Minggu, 30 Maret 2025 - 22:01 WITA

Sambut 1 Syawal 1446 H, Forkomm Laksanakan Takbir Keliling 

Minggu, 30 Maret 2025 - 19:52 WITA

Berbagi Keberkahan di Bulan Suci, Forkomm Bagi-bagi Takjil Kepada Masyarakat 

Minggu, 30 Maret 2025 - 12:57 WITA

Ahad Hari Ini, Sejumlah Warga Kendari Melaksanakan Shalat Idulfitri 

Berita Terbaru