Ketua Komisi I Tantang Wakil Ketua DPRD Muna Mengadu ke BK

- Penulis

Rabu, 9 September 2020 - 17:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi I DPRD Muna fraksi Golkar, La Usa Mele. (Foto: Erwino/panjikendari.com)

i

Ketua Komisi I DPRD Muna fraksi Golkar, La Usa Mele. (Foto: Erwino/panjikendari.com)

Panjikendari.com, Raha – Ketua Komisi I, La Usa Mele menantang pimpinannya, Wakil Ketua DPRD Muna, Cahwan untuk mengadu ke Badan Kehormatan (BK) terkait Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama BKPSDM pada Selasa 8 September 2020 kemarin yang disebut ilegal.

“Siapa takut?. Kecuali saya main perempuan atau terlibat penyalahgunaan Narkoba baru saya takut,” kata La Usa dengan nada lantang saat ditemui di gedung DPRD Muna, Rabu, 9 September 2020.

Politikus Golkar ini tak menampik jika rapat yang digelar itu terbilang ilegal. Menurut dia, jalannya rapat tidak sesuai prosedur dan tata tertib (Tatib) kelembagaan. Rapat berjalan dibawah pimpinan sekertaris, bukan Ketua ataupun Wakil.

“Memang ilegal karena prosedur jalannya rapat tidak memenuhi syarat. Sesuai Tatib, rapat mestinya dipimpin oleh Ketua atau Wakil, bukan sekertaris,” katanya.

“Jika ada pimpinan yang bilang legal, berarti harus banyak belajar dia. Lebih baik mundur saja dari unsur pimpinan kalau tidak bisa baca Tatib,” lanjut La Usa.

Aleg Muna dua periode ini menerangkan, jika saat rapat, Ketua dan Wakil berhalangan hadir, maka dapat dilanjutkan melalui persetujuan anggota Komisi untuk menentukan siapa yang mampu memimpin rapat. Dengan catatan, jumlah anggota yang hadir harus kuorum.

“Tapi nyatanya kemarin kan tidak kuorum. Karena yang hadir hanya empat orang,” tegasnya.

Soal undangan rapat, La Usa mengaku telah menerimanya. Hanya saja ia berhalangan untuk datang tepat waktu. Makanya, saat memasuki ruang rapat, dirinya tak mengisi daftar hadir. Sebab, rapat sudah telanjur berjalan dibawah pimpinan sekretaris Komisi I, Moh. Ikhsanuddin.

“Memang benar sudah terima undangan rapat, hanya karena datang terlambat,” imbuhnya. (win)

Facebook Comments
Baca Juga  Diisolasi di Kebun, Dua Warga Butur Positif Covid-19 Minim Perhatian Pemerintah

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut
Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe
Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air
MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital
Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep
Promo Januari 2026! Al-Munawwir Buka Kelas Berkuda & Panahan
Al-Munawwir Stable & Archery Reborn Gelar Pelatihan Dasar Berkuda di Kendari
Perjuangan Ojol Perempuan di Kolaka, Menghidupi Keluarga dari Jalanan

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 11:19 WITA

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:00 WITA

Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:32 WITA

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:49 WITA

MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:34 WITA

Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep

Berita Terbaru