Merakit Kayu di Sungai, Warga Konawe Selatan Diterkam Buaya

- Penulis

Sabtu, 7 Maret 2020 - 14:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Konawe Selatan tak sadarkan diri setelah diterkam buaya.

i

Warga Konawe Selatan tak sadarkan diri setelah diterkam buaya.

Panjikendari.com – Seorang warga Desa Roda, Kecamatan Kolono, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, bernama Iyan (19 th), dilaporkan diterkam seekor buaya di Sungai Roda.

Korban mengalami musibah naas itu saat dia sedang merakit kayu di sungai bersama dua rekannya; Saipul dan Open.

Kronologisnya; pada Jumat malam, 6 Maret 2020, sekitar pukul 23.00 Wita, korban bersama dua rekannya merakit kayu di sungai Roda. Sialnya, saat itu rakit korban tersangkut. Korban pun turun ke air. Pada saat bersamaan buaya langsung menerkam korban.

Beruntung, tubuh korban tidak sampai dibawa oleh buaya ke tempat yang lebih dalam karena dibantu dan diselamatkan oleh dua rekannya.

Akibatnya, Iyan mengalami luka robek pada tangan kanan, dada, punggung, dan pinggang sebelah kiri.

Peristiwa ini dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Sultra AKBP La Ode Proyek SH MH. Menurutnya, korban malam itu juga dibawa ke Puskesmas setempat.

“Tapi karena tidak sadarkan diri, korban langsung dirujuk ke Rumah Sakit Bahteramas Kendari,” terang Proyek melalui keterangan persnya, Sabtu, 7 Maret 2020.

Menindaklanjuti peristiwa ini, kata Proyek, personel Polsek Kolono bersama pemerintah setempat, Sabtu pagi tadi, mendatangi lokasi kejadian, sekaligus mengimbau warga yang berdomisili di sekitar Sungai Roda agar berhati-hati. (jie)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pelabuhan Umum Sikeli Direncanakan Jadi Titik Pemuatan Ore, Warga Kabaena Barat Khawatir Jalan dan Permukiman Terdampak
Elnusa Petrofin Perkuat Sinergi Media di Sumatera Barat, Dorong Partisipasi Pena Petrofin Awards 2025
BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut
Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe
Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air
Ratusan Burung Endemik Sulawesi Diselamatkan dari Penyelundupan Laut
MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital
Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:32 WITA

Pelabuhan Umum Sikeli Direncanakan Jadi Titik Pemuatan Ore, Warga Kabaena Barat Khawatir Jalan dan Permukiman Terdampak

Jumat, 3 April 2026 - 11:19 WITA

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:00 WITA

Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:32 WITA

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air

Selasa, 27 Januari 2026 - 17:53 WITA

Ratusan Burung Endemik Sulawesi Diselamatkan dari Penyelundupan Laut

Berita Terbaru