Peduli Korban Banjir, Karantina Pertanian Kendari Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah

- Penulis

Kamis, 11 Juli 2019 - 15:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Balai Karantina Pertanian Kendari, LM Mastari, saat menyerahkan bantuan kepada para murid korban banjir, Rabu, 10 Juli 2019.

i

Kepala Balai Karantina Pertanian Kendari, LM Mastari, saat menyerahkan bantuan kepada para murid korban banjir, Rabu, 10 Juli 2019.

panjikendari.com – Sebagai bentuk keprihatinan terhadap bencana banjir yang melanda beberapa daerah di Sulawesi Tenggara, Balai Karantina Pertanian Kendari menyalurkan bantuan kepada para korban banjir, khususnya kepada para pelajar.

Penyaluran paket bantuan peralatan sekolah untuk siswa korban banjir oleh Karantina Pertanian Kendari ini dilakukan dalam rangka bulan bakti karantina pertanian ke 142.

Melalui kegiatan Karantina Peduli 142, Karantina Pertanian Kendari menyalurkan 142 paket peralatan sekolah dan sejumlah kebutuhan pokok untuk santri terdampak banjir di Pesantren Al Muhajirin Pondidaha dan siswa SDN Lalousu Kabupaten Konawe.

“Paket bantuan peralatan sekolah yang kami berikan sebanyak 142, sesuai tema kita, bulan bakti 142. Harapannya santri dan siswa yang mendapat bantuan dapat diringankan bebannya untuk memasuki tahun ajaran baru” terang Kepala Karantina Pertanian Kendari, drh. LM Mastari dalam sambutanya saat kegiatan penyerahan bantuan.

Mastari berharap para santri dan siswa yang mendapat bantuan dapat belajar dengan baik dan giat agar menjadi generasi yang sukses. “Kalau mau sukses syaratnya punya banyak ilmu. Supaya banyak ilmu maka harus giat belajar,” pesan Mastari.

Tidak hanya menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah, Balai Karantina Pertanian Kendari juga menyalurkan sejumlah kebutuhan pokok berupa beras, mie instan dan telur konsumsi bagi korban banjir di posantren Al Muhajirin.

Banjir yang melanda beberapa wilayah di Kabupaten Konawe, Konawe Selatan, Konawe Utara, dan Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, beberapa waktu lalu masih menyisahkan trauma dan masalah bagi warga yang terkena musibah ini.

Kendati banjir telah surut, namun bencana banjir tersebut cukup berdampak bagi masyarakat. Selain rumah berikut perabotnya yang ikut terendam, tercatat ribuan hektare sawah gagal panen akibat terendam banjir.

Baca Juga  Wakili Watopute, Yayang Juara LKTI Alquran pada MTQ Kabupaten Muna

Salah satu daerah yang dilanda banjir cukup parah adalah Pondidaha Kabupaten Konawe. Tak hanya rumah warga dan ribuan hektare sawah yang terendam, tetapi juga sekolah dan pesantren yang ada di daerah ini ikut terendam banjir. Akibatnya perlengkapan sekolah juga ikut hanyut bersama banjir.

“Saat banjir datang, sekolah lagi libur, sehingga pondok kosong, akibatnya perlengkapan sekolah dan barang-barang para santri tak bisa diselamatkan” terang Ustadz Ahmad, pengasuh pesantren Al Muhajirin Pondidaha.

Senada dengan itu, salah seorang guru SD Lalousu menyatakan beberapa muridnya harus kehilangan perlengkapan sekolah akibat banjir.

“Beberapa anak didik kami yang juga tercatat anak yatim kehilangan peralatan sekolah karena banjir” ungkap Ahmad Solihin dalam acara serah terima bantuan paket peralatan sekolah oleh Balai Karantina Pertanian Kendari. (jie)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peletakan Batu Pertama GOR UM Kendari, Sultra Perkuat Infrastruktur Pendidikan Tinggi
Kepala BB Sultra Sapa Siswa SMAN 2 Kendari Bawa Pesan Mendikdasmen
MI Al-Istiqomah Kendari Terapkan Cara Unik PPDB, Jaring Siswa Lewat Lomba Edukatif Anak Usia Dini
MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital
Dari Agrowisata California, Masjid Pondok Pesantren Alam Nurul ‘Ilmi Mulai Dibangun
Guru PPPK Napabalano–Towea Kirim Bantuan untuk Korban Bencana Sumatera
Fakultas Pertanian Gelar Bimtek Pupuk Organik Diperkaya Agens Hayati Indigenos di Desa Lasalepa
Milad IGRA ke-23 di Baubau Berjalan Sukses, IGRA Kendari Boyong Dua Medali Emas

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 20:50 WITA

Peletakan Batu Pertama GOR UM Kendari, Sultra Perkuat Infrastruktur Pendidikan Tinggi

Rabu, 28 Januari 2026 - 06:34 WITA

MI Al-Istiqomah Kendari Terapkan Cara Unik PPDB, Jaring Siswa Lewat Lomba Edukatif Anak Usia Dini

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:49 WITA

MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital

Minggu, 14 Desember 2025 - 17:28 WITA

Dari Agrowisata California, Masjid Pondok Pesantren Alam Nurul ‘Ilmi Mulai Dibangun

Sabtu, 6 Desember 2025 - 09:24 WITA

Guru PPPK Napabalano–Towea Kirim Bantuan untuk Korban Bencana Sumatera

Berita Terbaru