Sahrul: Kinerja Bupati Muna dan Mubar Belum Mengesankan

- Penulis

Jumat, 10 Mei 2019 - 22:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Jaringan Kemandirian Nasional (Jaman) Sulawesi Tenggara, Sahrul.

i

Ketua Jaringan Kemandirian Nasional (Jaman) Sulawesi Tenggara, Sahrul.

panjikendari.com – Pasca-pelaksanaan pemilihan umum 2019, publik mulai ramai perbincangkan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Muna 2020. Dua nama yang santer disebut-sebut bahkan kerap dibanding-bandingkan ihwal prestasi keduanya.

Mereka adalah Bupati inkumben Kabupaten Muna Rusman Emba dan Bupati Muna Barat LM Rajiun Tumada.

“Kalau bicara prestasi dua bupati ini saya rasa belum ada yang menonjol, masih datar-datar saja,” kata Sahrul, Ketua Jaringan Kemandirian Nasional (Jaman) Sulawesi Tenggara, melalui rilis yang di kirim di media ini, Jumat 10 Mei 2019.

Menurut dia, sejauh ini dua bupati tersebut belum memiliki gebrakan kinerja yang berdampak pada perbaikan ekonomi dan kemajuan pembangunan baik di Muna induk maupun di Muna Barat.

Sahrul menilai, baik Rusman maupun Rajiun tidak memiliki konsep pembangunan dan program yang berbasis kreativitas dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat maupun dalam hal pelayanan pada masyarakat.

“Saya pikir masyarakat dua kabupaten ini tidak tuli, tidak buta, bagaimana visi misi dua bupati saat kampanye menjanjikan sejumlah program unggulan tapi hingga kini belum ada yang terealisasi,” katanya.

Sahrul mencontohkan, sejumlah program pemerintah pusat seperti Asuransi Gagal Panen, Kerja sama LPDP untuk meningkatkkan kesempatan Pemuda Muna dan Muna Barat untuk mendapatkan beasiswa S2/S3 dalam/Luar Negeri. Belum ada upaya serius untuk mendorong. Industri Pertanian dan Perikanan belum ada tanda-tanda dirintis oleh kedua Bupati.

Jika dua bupati ini konsisten dengan janji politiknya saat mencalonkan diri sebagai bupati, kata mantan aktivis Makassar ini, dua kabupaten sedarah ini tentu akan mengalami perubahan secara dratis, baik kemajuan sumber daya manusia maupun kemajuan ekonomi serta pembangunan.

“Jadi saya tegaskan baik Rusman maupun Rajiun tidak memiliki prestasi yang membanggakan,” katanya.

Baca Juga  BKIPM - PKK Kota Kendari Edukasi Warga Identifikasi Ikan Sehat

Di Muna Barat misalnya, Rajiun kata politisi PKB ini, hanya menghabiskan waktu dan energi membangun pencitraan yang membutakan hati masyarakat. Sejumlah program pembangunan mangkrak, diantaranya, jalan Ring Road, sejumlah drainase yang ambruk menjadi perhatian serius masyarakat, genangan air yang memutus akses transportasi dan lain sebagainya.

Hal serupa juga terjadi di Muna Induk yaitu sejumlah persoalan serius yang kini jadi sorotan publik di antaranya pembangunan pusat kuliner tradisional mangkrak hingga jangka waktu yang telah ditentukan. Selain itu, persoalan penanganan sampah di Pasar Laino, pasar modern Raha kini hanya jadi tontonan masyarakat. “Lalu apa yang di banggakan dengan dua bupati ini?” ketua Sahrul.

Dengan demikian, Sahrul menyarakan agar ke dua Bupati ini lebih fokus mengurus daerahnya masing-masing dengan lebih kreatif, jangan habiskan waktu dan energi berburu persetujuan Pinjam Daerah. Rakyat butuh kerja yang lebih nyata dan terasa manfaatnya, jangan hanya retorika politik dua periode atau Migrasi Politik. “Saya pikir ini yang diinginkan rakyat,” pungkasnya. (rls/jie)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemprov Sultra Resmi Tunjuk Muhammad Fadlansyah sebagai Pj Sekda
Yusuf Rimbose Dorong Pemuda Butur Masuk Dunia Kerja, Peran PT GGM Dinilai Buka Peluang bagi Anak Daerah
Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air
Pertumbuhan Kripto Tinggi, Apakah Investor Indonesia Sudah Aman?
Lebih dari Sekadar Mal: ASHTA District 8 sebagai Destinasi Gaya Hidup Lengkap
Rotasi Dispar Sultra dan Tanda Tanya Pariwisata: Menjaga Napas Panjang Keberlanjutan
Lebih dari Sekadar Jual-Beli Alat Tulis, Tokojadi Buka Ruang Promosi Gratis Bagi Pelanggan
Holding Perkebunan Nusantara Dukung Aksi Solidaritas Petani Sawit untuk Korban Banjir di Aceh dan Sumatera

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 16:37 WITA

Pemprov Sultra Resmi Tunjuk Muhammad Fadlansyah sebagai Pj Sekda

Senin, 18 Mei 2026 - 10:20 WITA

Yusuf Rimbose Dorong Pemuda Butur Masuk Dunia Kerja, Peran PT GGM Dinilai Buka Peluang bagi Anak Daerah

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:32 WITA

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air

Senin, 26 Januari 2026 - 07:34 WITA

Pertumbuhan Kripto Tinggi, Apakah Investor Indonesia Sudah Aman?

Senin, 26 Januari 2026 - 07:31 WITA

Lebih dari Sekadar Mal: ASHTA District 8 sebagai Destinasi Gaya Hidup Lengkap

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Pemprov Sultra Resmi Tunjuk Muhammad Fadlansyah sebagai Pj Sekda

Senin, 18 Mei 2026 - 16:37 WITA