Setelah Kolaka, Kendari Kembali Diguncang Gempa Malam Ini

- Penulis

Kamis, 28 Februari 2019 - 00:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

i

panjikendari.com – Kota Kendari kembali diguncang gempa, Rabu 27 Februari 2019 malam ini, pukul 23:17:34 Wita. BMKG mencatat, episenter gempa kali ini terletak pada koordinat 3.94 LS dan 122.61 BT atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 2,2 kilometer BaratLaut Kendari dengan kedalaman 10 kilometer, dengan kekuatan M=3,4.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas Sesar Kendari di BaratLaut Kota Kendari

“Guncangan gempabumi ini dilaporkan dirasakan di Kendari II-III MMI,” terang Kepala Stasiun Geofisika Kendari, Rosa Amelia.

Menurutnya, belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi tidak berpotensi tsunami.

Hingga pukul 23.25 Wita, hasil monitoring BMKG menunjukkan belum terjadi aktivitas gempa susulan.

Sebelumnya, pada Rabu sore tadi jelang Magrib, pukul 17:19:59 Wita, gempa bumi tektonik melanda wilayah Kota Kendaridengan kekuatan M=3.6. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 4.09 LS dan 122.61 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 15.3 Barat daya Kendari, pada kedalaman 9.5 Km.

Gempa yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas Sesar Kendari di Barat daya Kendari. “Guncangan gempabumi ini dilaporkan dirasakan di di Kota Kendari II-III MMI,” kata Rosa Amelia.

Hanya beberapa jam setelah guncangan pertama dan sebelum gempa susulan di Kota Kendari, gempa sempat mengguncang wilayah Kolaka dengan kekuatan M=2.8 pada pukul 19.08.02 Wita di sebelah TimurLaut Kabupaten Kolaka.

Lokasinya pada koordinat 4.04 LS dan 121.71 BT, atau tepatnya di darat pada jarak 13 km TimurLaut Kolaka, Kabupaten Kolaka Provinsi Sulawesi Tenggara, pada kedalaman 10 km.

Menurut Rosa Amelia, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas Sesar Kolaka di TimurLaut Kabupaten Kolaka.

“Guncangan gempabumi ini dilaporkan dirasakan di di Kolaka II MMI,” katanya.

Tidak ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi tidak berpotensi tsunami. (jie)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Elnusa Petrofin Perkuat Sinergi Media di Sumatera Barat, Dorong Partisipasi Pena Petrofin Awards 2025
BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut
Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe
Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air
MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital
Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep
Promo Januari 2026! Al-Munawwir Buka Kelas Berkuda & Panahan
Al-Munawwir Stable & Archery Reborn Gelar Pelatihan Dasar Berkuda di Kendari

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:02 WITA

Elnusa Petrofin Perkuat Sinergi Media di Sumatera Barat, Dorong Partisipasi Pena Petrofin Awards 2025

Jumat, 3 April 2026 - 11:19 WITA

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:00 WITA

Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:32 WITA

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:49 WITA

MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital

Berita Terbaru