Kendari — Program Urundana Petani Milenial terus menunjukkan daya tariknya. Setelah sukses menarik minat masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia, kini program kepemilikan tanah halal ini semakin diminati oleh Warga Negara Indonesia (WNI) yang bermukim dan bekerja di luar negeri.
Pada tahap terbaru, Petani Milenial akan menggelar International Webinar Property Urundana, yang dijadwalkan berlangsung secara daring pada Ahad, 28 Desember 2025, pukul 09.00–11.00 WITA melalui Zoom Meeting. Webinar ini menjadi ruang khusus bagi peserta dari luar negeri untuk memahami langsung konsep Urundana, mekanisme kepemilikan tanah, serta potensi keuntungannya.
Owner Petani Milenial, Mr. Saha, mengatakan bahwa sejak lima tahap Urundana sebelumnya, antusiasme diaspora Indonesia sudah terlihat sangat kuat. Banyak peserta dari Malaysia yang konsisten mengikuti setiap pembukaan tahap, bahkan sebagian di antaranya kembali membeli unit kavling pada proyek-proyek berikutnya.
“Kali ini skalanya lebih luas. Bukan hanya Malaysia, tapi juga ada calon peserta dari Jeddah, Arab Saudi, hingga Australia. Mereka ingin mendapatkan penjelasan langsung dan memastikan semua prosesnya halal, aman, dan jelas,” ujar Mr. Saha.
Menurutnya, Urundana menjadi solusi ideal bagi WNI di luar negeri yang ingin menyimpan aset di tanah air tanpa harus terlibat langsung dalam proses teknis.
Dalam skema ini, peserta membeli unit tanah dan menjadi pemilik sah, sementara seluruh proses pengelolaan, pemasaran, hingga penjualan kembali ditangani oleh tim Petani Milenial di Kendari.
“Peserta cukup memiliki tanahnya. Tim kami yang bekerja di lapangan. Ketika unit terjual, keuntungan sepenuhnya menjadi hak pemilik tanah,” jelasnya.
Webinar internasional ini juga akan mengulas rekam jejak Petani Milenial yang telah mengelola sembilan proyek kavling dan menjalankan lima tahap Urundana yang seluruhnya habis terjual dalam waktu singkat.
Salah satu proyek unggulannya adalah kawasan Kebun Agrowisata California di Cialam Jaya, Konda, yang dikenal memiliki nilai tambah dari sisi lokasi dan konsep pengembangan.
Dengan format daring, webinar ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak diaspora Indonesia yang ingin memiliki aset tanah di kampung halaman dengan cara yang tenang, halal, dan tanpa spekulasi.
Bagi masyarakat dan diaspora Indonesia yang ingin mengikuti webinar ini, pendaftaran dapat dilakukan melalui WhatsApp di nomor 0895 2920 2606. Informasi lengkap terkait program Urundana Petani Milenial juga dapat diakses melalui website resmi di https://www.ruangjuang.info.
Tautan Zoom Meeting akan dibagikan melalui grup WhatsApp H-1 sebelum pelaksanaan webinar.
“Pengalaman kami selalu sama. Begitu dibuka, cepat terisi. Jadi, siapa cepat dia dapat,” pungkas Mr. Saha. (*)








