Kendari, Panjikendari.com – Halaman SMP Negeri 11 Kendari di Kelurahan Sambuli tampak lebih ramai dari biasanya pada Senin pagi, 5 Mei 2025. Pemerintah Kota Kendari hadir membawa dua pesan penting sekaligus: berbagi dan menyadarkan. Dalam kegiatan penyaluran bantuan pangan, Pemkot juga menggelar Kampanye Stop Boros Pangan yang sarat edukasi.
Mewakili Wali Kota Kendari, Asisten III Setda Kota Kendari, Makmur, mengingatkan bahwa isu pemborosan pangan bukan hanya soal sisa makanan di meja makan, tapi sudah menjadi persoalan global yang berdampak langsung pada ketahanan dan kesejahteraan masyarakat.
“Di saat banyak keluarga masih kesulitan mengakses makanan bergizi, di sisi lain kita masih menyaksikan banyaknya makanan yang terbuang sia-sia setiap hari,” ujarnya.
Kampanye ini, lanjut Makmur, sejalan dengan komitmen Pemkot Kendari dalam membangun kota yang berkelanjutan dan berkeadilan. Tak hanya soal pangan, tapi juga tentang kepedulian sosial dan perubahan pola pikir dalam mengelola kebutuhan sehari-hari.
Ia mengajak masyarakat untuk mulai dari hal sederhana: menyusun daftar belanja dengan cermat, memasak secukupnya, dan memanfaatkan sisa makanan dengan kreatif. “Mengelola makanan dengan bijak itu bukan hanya hemat, tapi juga bentuk rasa syukur,” ucapnya.
Di penghujung kegiatan, suasana haru dan gembira terasa saat Baznas Kota Kendari menyalurkan bantuan beras kepada 140 warga Kelurahan Sambuli. Bukan jumlahnya yang membuat warga terenyuh, tapi perhatian yang hadir bersama semangat berbagi dan saling menjaga. (*)
Editor: Jumaddin








