Buton Utara, Panjikendari.com – Seorang guru sekolah menengah pertama di Kabupaten Buton Utara, Sulawesi Tenggara, dilaporkan hilang sejak Sabtu sore, 20 April 2025. Hingga Minggu siang, korban yang diketahui bernama Mayudin (39), belum ditemukan.
Korban yang sehari-hari mengajar di SMP Negeri 2 ini terakhir kali terlihat sekitar pukul 17.30 Wita di sekitar Puskesmas Lakansai, Kecamatan Kulisusu Utara. Sebelumnya, ia meninggalkan rumah sekitar pukul 16.00 Wita dan tak kunjung kembali.
Informasi hilangnya Mayudin diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari melalui laporan dari keluarga korban, pada Minggu, 21 April, pukul 14.47 Wita. Laporan tersebut segera ditindaklanjuti dengan mengerahkan satu tim penyelamat dari Unit Siaga SAR Muna menuju lokasi kejadian.
“Tim diberangkatkan pukul 15.00 Wita. Jarak lokasi kejadian dari Muna kurang lebih 127 kilometer,” kata Kepala KPP Kendari, Amiruddin A.S, dalam keterangan resminya.
Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, di antaranya Rescuer Unit Siaga SAR Muna, staf operasi KPP Kendari, Polsek Kulisusu, BPBD Buton Utara, serta masyarakat dan keluarga korban. Tim penyelamat juga membawa perlengkapan evakuasi, medis, komunikasi, serta alat pendukung keselamatan lainnya.
Pihak keluarga berharap Mayudin segera ditemukan. Proses pencarian masih terus berlangsung hingga sore ini. (*)
Editor: JumaddinÂ







