Geger Lagi, Ular Piton Sepanjang 7,8 Meter di Muna Telan Anak Sapi

- Penulis

Jumat, 21 September 2018 - 14:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


				Warga Desa Lakapodo, Kecamatan Watopute, Kabupaten Muna, Jumat 21 September 2018, digegerkan dengan penemuan ular piton sepanjang 7,83 meter.

i

Warga Desa Lakapodo, Kecamatan Watopute, Kabupaten Muna, Jumat 21 September 2018, digegerkan dengan penemuan ular piton sepanjang 7,83 meter.

panjikendari.com – Warga Desa Lakapodo, Kecamatan Watopute, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, digegerkan dengan penemuan ular piton, Jumat, 21 September 2018.

Hewan melata sepanjang 7,83 meter tersebut ditemukan oleh seorang warga bernama La Jasa di belakang rumahnya, tak jauh dari MTs Lakapodo, sekitar pukul 08.00 WITA pagi tadi.

Menurut warga sekitar, Muhammad Loy, ular ditemukan dalam kondisi tidak bisa bergerak lagi karena baru saja menelan seekor anak sapi.

Dengan begitu, warga dengan mudah membunuh ular tersebut, dan menyeretnya hingga ke halaman rumah.

“Dia tidak bisa mi goyang. Karena ada yang dia telan. Pas dibelah perutnya ternyata anak sapi. Dia telan anak sapi. Untuk dia tidak dapat orang,” kata Loy.

Ular Piton di Desa Lakapodo
Ular piton yang ditemukan di Desa Lakapodo, Kecamatan Watopute, Kabupaten Muna, Jumat 21 September 2018.

Warga tidak mengetahui dan bisa memprediksi dari mana asal ular bermotif batik itu. Hanya saja, kata Loy, suasana lingkungan tempat penemuan ular terbilang dingin. Ditambah lagi ada empang di belakang rumah warga.

Beruntung, ular terlebih dahulu mendapati seekor anak sapi sebagai mangsanya. Jika tidak, entah apa yang akan terjadi.

Penemuan ular piton di Kabupaten Muna bukan saja kali ini. Tercatat sudah beberapa kali hewan berbahaya itu menggegerkan warga di sana.

Belum lama ini, sekitar sebulan lalu, ular jenis yang sama juga ditemukan menelan anak sapi di Desa Matarawa, tetangga Desa Lakapodo.

Sebelumnya, di Desa La Wele, Kecamatan Lohia, Kabupaten Muna, seorang warga bernama Wa Tiba menjadi korban keganasan ular piton.

Wanita paruh baya tersebut ditelan ular piton sepanjang 7 meter saat ia hendak ke kebunnya malam hari.

Penulis: Hasmid
Editor  : Jumaddin Arif

Facebook Comments
Baca Juga  Mahasiswa KKN-Tematik UHO: Model Penataan Taman Bermain (Taman Pintar) Berbasis Teknologi Informasi Pada Permukiman Desa Mata Wawatu Kecamatan Moramo Utara Kabupaten Konawe Selatan

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut
Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe
Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air
MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital
Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep
Promo Januari 2026! Al-Munawwir Buka Kelas Berkuda & Panahan
Al-Munawwir Stable & Archery Reborn Gelar Pelatihan Dasar Berkuda di Kendari
Perjuangan Ojol Perempuan di Kolaka, Menghidupi Keluarga dari Jalanan

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 11:19 WITA

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:00 WITA

Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:32 WITA

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:49 WITA

MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:34 WITA

Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep

Berita Terbaru