KENDARI – Serah terima jabatan dari Pj Wali Kota Kendari, Parinringi, SE., M.Si, kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kendari terpilih, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM, dan Sudirman, resmi digelar di Aula Mepokoaso, Lantai 10 Balai Kota Kendari, Rabu, 5 Maret 2025. Dalam acara tersebut, Siska menegaskan komitmennya untuk menangani dua persoalan utama Kota Kendari: banjir dan kebersihan.
Dalam sambutannya, Wali Kota Siska Karina Imran mengapresiasi kerja Pj Wali Kota Parinringi, yang meskipun hanya menjabat dalam waktu singkat sejak 27 Desember 2024 hingga 20 Februari 2025, telah memberikan kontribusi signifikan bagi masyarakat. Salah satu tantangan yang dihadapi selama masa kepemimpinan Parinringi adalah pengelolaan sampah dan kebersihan kota.
“Beliau telah membantu mengawal transisi pemerintahan dengan baik. Banyak rekomendasi yang telah diberikan, khususnya dalam penanganan banjir dan kebersihan, yang akan menjadi fokus utama kami dalam 100 hari pertama,” ujar Siska.
Persoalan banjir di Kota Kendari kerap menjadi keluhan masyarakat, terutama saat musim hujan. Oleh karena itu, Siska menegaskan bahwa pihaknya akan segera mengambil langkah konkret, termasuk normalisasi drainase, perbaikan saluran air, dan penertiban bangunan yang menghambat aliran sungai.
“Kami akan turun langsung memastikan program ini berjalan. Bersama OPD terkait, kami akan meninjau titik-titik rawan banjir dan mencari solusi cepat agar dampaknya bisa diminimalkan,” tambahnya.
Selain itu, masalah kebersihan kota juga menjadi perhatian serius. Sampah yang menumpuk di beberapa titik dinilai mengganggu estetika dan kesehatan lingkungan. Pemkot Kendari berencana meningkatkan pengelolaan sampah dengan optimalisasi armada pengangkut, penegakan aturan kebersihan, serta edukasi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan.
Siska juga menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam membangun Kota Kendari. Menurutnya, tanpa keterlibatan aktif warga, program kebersihan dan penanganan banjir tidak akan berjalan maksimal.
“Pilkada telah usai, saatnya kita bersatu kembali. Kota ini tidak bisa dibangun hanya oleh pemerintah, tapi membutuhkan dukungan dari seluruh masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Pj Wali Kota Parinringi mengakui bahwa selama hampir dua bulan masa jabatannya, tantangan utama yang dihadapi adalah pengelolaan sampah. Ia berharap kepemimpinan yang baru bisa memberikan solusi jangka panjang atas permasalahan ini.
Dengan target yang jelas di awal kepemimpinan, masyarakat Kendari menaruh harapan besar pada Wali Kota dan Wakil Wali Kota baru agar program prioritas ini dapat segera terealisasi. (*)









