Panjikendari.com – Berlokasi di pusat Kota Kendari, tepatnya di Jalan Ahmad Yani, No 3, pas samping Ummusshabri, Rumah Makan (RM) Sajian Sulawesi punya ciri khas tersendiri yang menarik perhatian warga Kota Kendari.
Selain karena masakannya enak, pengunjung juga dapat berwisata melepas penat. Pasalnya, RM Sajian Sulawesi berdiri di atas kolam yang bisa dimanfaatkan oleh pengunjung untuk memancing ikan.
Sebelum atau sesudah menikmati hidangan yang disediakan, pengunjung dengan bebas memainkan skill-nya dalam memancing ikan. “Ikannya bisa dibawa pulang, bisa juga diolah di sini (RM Sajian Sulawesi, red),” kata owner RM Sajian Sulawesi La Ode Munafar, dalam rilisnya yang diterima redaksi panjikendari.com, Kamis, 30 September 2021.
Founder Indonesia Tanpa Pacaran, ini mengatakan, pengunjung tidak perlu lagi membawa alat pancing, sebab pihak RM Sajian Sulawesi sudah menyediakan fasilitas memancing, seperti alat pancing beserta umpannya.
Ikan yang disajikan di RM Sajian Sulawesi dijamin masih segar. Bukan hanya ikan air tawar yang dijamin segar, melainkan juga ikan dari laut.
“Ikan dari laut kami ambil dari tangan pertama dan memilih sendiri sesuai standar restoran Sajian Sulawesi.” 
“Jika pengunjung ingin ikan air tawar, kami ambilkan ikan yang masih hidup untuk disajikan,” lanjut La Ode Munafar.
Selain itu, kata dia, pelanggan juga bisa memilih antara dimasakkan ikan yang masih hidup atau dimasakkan hasil pancingannya sendiri.
Keberadaan RM Sajian Sulawesi yang menyediakan spot mancing bagi yang hobi memancing, spontan mengundang animo warga Kota Kendari untuk menikmati hidangan dan suasana rumah makan yang pas berhadapan dengan Kantor Dinas Dikbud Sultra.
Salah seorang pengunjung, Arham Rasyid, dalam status Facebook-nya mencoba me-review secara singkat tentang rumah makan tersebut, sebagai berikut:
“Nemu tempat makan cozy and tasty malam ini, bikin tembolok bergetar, usus dua belas jariku menari-nari. Namanya sajian Sulawesi.
Terletak di area pesantren Ummushabri, keliatan dari jalan besar, seberang kantor Kejaksaan tinggi. Jadi siap dituntut kalo misalnya melanggar pasal perbuatan tidak mengenyangkan. Wkwk..
Banyak orang bikin tempat makan sekaligus nongkrong saat ini, tapi cuma ngandalin spot selfie yang instagramable, gak sinkron dengan rasa makanan yang B aja.
Tapi tidak dengan yang satu ini. Dari jus-jusan macam alpukat dan mangga, hingga sajian inti, semua gak ngadi-ngadi. Gak cuma lahap, saya sempat kalap, semua yang ada di meja saya sikat, kecuali tisu dan kobokan.
Wajarlah, secara semua menu dibuat serius.0wner bahkan keliling mengawasi sebagai quality control. Gak heran saat launching kemarin chef Laode finalis masterchef Indonesia, ikut demo masak di sini. Qadarullah, 0wner Sajian Sulawesi ini namanya juga Laode, La Ode Munafar founder Indonesia Tanpa Pacaran. Jadi jangan coba-coba bawa pacar di sini, kecuali dihalalin dulu.
Bangun usaha kuliner khas Kendari, gak afdhol kalo gak ada sinonggi, makanan pokok dari bahan sagu disiram air panas, mirip papeda di Papua, atau kapurung di Palopo. Nah, rumah makan ini sudah paham itu. Bahkan gak cuma sinonggi, di sini ada juga ikan dimasak palumara dan woku. Masya Allah, wokunya rekomen banget, khas manadonya dapat. Ismayanti Wahid sampe penasaran, gimana cara masak ikan katamba tapi enak dan gak amis gini. Mudah-mudahan ntar pulang dia gak nightmare mikirin.
Oh iya, sambil nunggu pesanan disajikan, kita bisa mancing. Ada ratusan ikan yang dilepas di sini. Mau mancing aja boleh, mau mancing trus ikannya langsung dibakar juga boleh, asal jangan mau mancing keributan.
Gimana dengan hargganya?
Gak perlu kuatir. Meski diberi embel-embel Sajian, makan di sini gak perlu nunggu gajian. Harga best friend, gak perlu rogoh kantong sampe ke basement.”
Pengunjung yang lain, Ibu Aniit, “Alhamdulillah makanannya enak, ikan segar,” kata Aniit.
Kata dia, Rumah Makan Sajian Sulawesi menjadi tempat favorit. “Terus tingkatkan, jadi tempat favorit,” katanya. (jie)








