Jubir RAPI: Petahana Bisa Menang Jika Berbuat Curang

- Penulis

Jumat, 20 November 2020 - 22:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jubir paslon RAPI, Wahidin Kusuma Putra (kiri), bersama calon bupati Muna La Ode M Rajiun Tumada.

i

Jubir paslon RAPI, Wahidin Kusuma Putra (kiri), bersama calon bupati Muna La Ode M Rajiun Tumada.

Panjikendari.com – Pilkada Muna tinggal menghitung hari. Masing-masing pasangan calon mulai memantapkan strategi demi meraih kesuksesan. Bagi paslon Rajiun-La Pili (RAPI), potensi kemenangan sangatlah besar berpihak pada mereka.

Berdasarkan metode wawancara langsung dari rumah ke rumah yang dilakukan tim pemenangan sejak jauh hari hingga saat ini, pasangan berakronim RAPI itu sudah mengantongi dukungan sebanyak 64. 622 suara.

“Ini hasil pendataan minggu kedua bulan November 2020. Sedangkan menurut data itu, 13.176 orang belum menentukan pilihan, 9.236 orang berpotensi tidak memilih karena merantau di luar daerah dan sisanya menyatakan diri mendukung petahana,” ungkap Jubir RAPI, Wahidin Kusuma Putra kepada panjikendari.com, Jumat 20 November 2020.

Menurutnya, dengan waktu yang tersisa kurang lebih 19 hari lagi, pihaknya sangat yakin jika sang petahana bakal kesulitan untuk mengejar ketertinggalan, apalagi membalikkan keadaan.

“Hanya kecurangan yang bisa membuat RAPI kalah. Artinya, petahana bisa menang jika berbuat curang,” sebutnya.

Mengantisipasi hal itu, tim pemenangan RAPI tak tinggal diam. Sedikitnya, sekitar 20 ribu relawan telah disiapkan untuk bertugas mengawasi dan mengantisipasi terjadinya kecurangan juga money politics.

“Ini adalah solusi yang kami lahirkan untuk menjaga suara kemenangan RAPI,” ujarnya.

Kata dia, para relawan tersebut dibentuk berawal dari munculnya laporan-laporan tim di tiap desa dan kecamatan, akibat adanya indikasi pemilih siluman yang tersebar di setiap TPS dan pendataan pemilih dengan iming-iming politik uang. Makanya, ia berpesan kepada seluruh masyarakat pendukung agar lebih proaktif dalam mengawal jalannya pesta demokrasi lima tahunan itu.

“Potensi kecurangan menjadi besar dengan adanya indikasi pemilih siluman ini. Olehnya, kami berharap semoga ini bukan trik-trik yang dimainkan KPU untuk memenangkan salah satu kubu. Tapi kami yakin, dengan adanya relawan yang kami bentuk ini, bisa mencegah dan menggagalkan manuver kecurangan oleh pihak-pihak yang tidak menginginkan Paslon RAPI menang,” tukasnya. (Erwino)

Facebook Comments
Baca Juga  Empat Warga di Muna Disambar Petir saat Istirahat Panen Jagung

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut
Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe
Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air
MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital
Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep
Promo Januari 2026! Al-Munawwir Buka Kelas Berkuda & Panahan
Al-Munawwir Stable & Archery Reborn Gelar Pelatihan Dasar Berkuda di Kendari
Perjuangan Ojol Perempuan di Kolaka, Menghidupi Keluarga dari Jalanan

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 11:19 WITA

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:00 WITA

Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:32 WITA

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:49 WITA

MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:34 WITA

Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep

Berita Terbaru