Wali Kota Kendari: Uji Usap Antigen Massal Dilakukan Pekan Depan

- Penulis

Kamis, 5 November 2020 - 22:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir.

i

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir.

Panjikendari.com – Wali Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Sulkarnain Kadir mengatakan, pekan depan pemerintah kota bakal melakukan uji usap antigen massal secara gratis guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Sulkarnain, Kamis, 5 November 2020, mengatakan uji usap antigen massal tersebut akan menyasar para pekerja swasta maupun masyarakat umum yang mau memastikan kondisi fisiknya agar tidak tertular virus corona.

Ia meminta kepada masyarakat untuk tidak khawatir mengikuti uji usap antigen tersebut, karena ia pastikan tes tersebut dilakukan secara gratis.

“Tidak usah khawatir karena kita gratiskan. Kami pikir itu adalah pilihan yang tepat bagi masyarakat. Karena kalau mau mengikuti batasan tarif tes usap biayanya mencapai Rp900 ribu, saya pikir itu terlalu berat bagi masyarakat,” kata Sulkarnain.

Sulkarnain menjelaskan, pemerintah melakukan uji usap antigen massal guna menelusuri orang-orang yang diduga terinfeksi  Covid-19.

Ia mengatakan, uji usap yang akan dilakukan secara massal tersebut mengacu kepada hasil evaluasi uji usap yang dilakukan kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkup pemerintah kota.

“Kurang lebih tiga minggu kita lakukan langkah progresif untuk melakukan tracking swab seluruh ASN Kota Kendari dan ini cukup berhasil, yakni melambatnya jumlah penambahan positif Covid-19 dan bertambahnya jumlah pasien sembuh,” ujar Sulkarnain.

Ia berharap melalui uji usap massal itu dapat menekan angka kasus sekaligus memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di kota itu.

Data satgas penanganan Covid-19 Kota Kendari mencatat hingga 5 November 2020 jumlah kasus positif Covid-19 sebanyak 2.652 orang, pasien yang dinyatakan sembuh 2.135 orang, 484 orang masih dalam perawatan isolasi atau karantina dan 33 orang meninggal dunia. (man)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Elnusa Petrofin Perkuat Sinergi Media di Sumatera Barat, Dorong Partisipasi Pena Petrofin Awards 2025
Pemprov Sultra Resmi Tunjuk Muhammad Fadlansyah sebagai Pj Sekda
BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut
Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe
Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air
MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital
Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep
Promo Januari 2026! Al-Munawwir Buka Kelas Berkuda & Panahan

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:02 WITA

Elnusa Petrofin Perkuat Sinergi Media di Sumatera Barat, Dorong Partisipasi Pena Petrofin Awards 2025

Senin, 18 Mei 2026 - 16:37 WITA

Pemprov Sultra Resmi Tunjuk Muhammad Fadlansyah sebagai Pj Sekda

Jumat, 3 April 2026 - 11:19 WITA

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:00 WITA

Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:32 WITA

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air

Berita Terbaru