12,5 Hektare Sawah di Kendari Gagal Panen, Pemkot Optimis Target Produksi Tercapai

- Penulis

Rabu, 24 Juni 2020 - 23:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pertanian Kota Kendari, Sitti Ganef.

i

Kepala Dinas Pertanian Kota Kendari, Sitti Ganef.

Panjikendari.com – Dinas Pertanian Kota Kendari, Sulawesi Tenggara mencatat, seluas 12,5 hektare sawah di daerah ini gagal panen akibat diserang hama penggerek batang dan hama tikus.

“Berdasarkan hasil identifikasi kami, ada 12,5 hektare lahan sawah petani kita yang gagal panen atau fuso akibat diserang hama,” kata Kepala Dinas Pertanian Kota Kendari, Sitti Ganef, di Kendari, Rabu, 24 Juni 2020.

Dikatakan, kondisi itu tentunya akan berpengaruh terhadap produksi petani dari kurang lebih 600 hektare lahan tanam pada periode tanam pertama tahun 2020 ini.

“Meskipun sebagian kecil lahan kita diserang hama, namun produktivitas petani tetap bisa memenuhi target sekitar 4-5 ton per hektare. Produksi kita tidak seberapa, hanya menjadi penyangga kebutuhan beras di Kota kendari,” katanya.

Menurut Ganef, meskipun Kendari merupakan daerah perkotaan namun masih memiliki areal persawahan meskipun luasannya tidak seberapa dibanding dengan lahan sawah pada daerah sentra produksi padi di Sultra.

Lokasi persawahan di Kendari berada pada dua titik yakni di Kelurahan Labibia, Kecamatan Mandonga dan di persawahan Amohalo, Kelurahan Baruga, Kecamatan Baruga.

Pemkot Kendari kata dia, berusaha mewujudkan swasembada berkelanjutan melalui program upaya khusus (upsus) padi, jagung, dan kedelai. Berbagai cara dilakukan diantaranya perluasan areal tanam, peningkatan produksi, penguatan kelembagaan, dan pembiayaan, termasuk pemberian bantuan alat produksi pertanian. (man)

Facebook Comments
Baca Juga  VIDEO: Diduga Uang Rp 30 Miliar Terombang-ambing Bersama Korban KM Lestari Maju

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut
Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe
Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air
MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital
Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep
Promo Januari 2026! Al-Munawwir Buka Kelas Berkuda & Panahan
Al-Munawwir Stable & Archery Reborn Gelar Pelatihan Dasar Berkuda di Kendari
Perjuangan Ojol Perempuan di Kolaka, Menghidupi Keluarga dari Jalanan

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 11:19 WITA

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:00 WITA

Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:32 WITA

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:49 WITA

MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:34 WITA

Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep

Berita Terbaru