Tower Telkomsel di Kabaena Roboh Dihantam Angin Kencang

- Penulis

Minggu, 8 Maret 2020 - 12:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tower Telkomsel di Kabaena, Bombana, roboh dihantam angin kencang, Minggu, 8 Maret 2020.

i

Tower Telkomsel di Kabaena, Bombana, roboh dihantam angin kencang, Minggu, 8 Maret 2020.

Panjikendari.com, Rumbia – Gegara dihantam angin kencang, satu tower Base Transceiver Station (BTS) milik PT Telkomsel yang berdiri tegak di Desa Pongkalaero, Kecamatan Kabaena Selatan, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, roboh alias tumbang.

Peristiwa ini terjadi pada Minggu dinihari, 8 Maret 2020, sekitar pukul 01.00 Wita. Belum diketahui secara pasti penyebab teknis tumbangnya infrastruktur telekomunikasi tersebut, yang pasti BTS ini tumbang saat angin kencang menerpa wilayah itu.

Beruntung, tower setinggi sekitar 20 meter tersebut hanya menimpa pagar area tower. Lokasi berdirinya jauh dari permukiman warga.

Warga setempat mengaku, tumbangnya satu-satunya infrastruktur telekomunikasi di Desa Pongkalaero ini menyebabkan jaringan telepon seluler warga setempat terputus.

“Warga sangat resah setelah jatuh ini pemancar karena sudah tidak bisa sama sekali menelpon. Kalau bisa diperbaiki cepat kasian,” ujar, Abdul Jabar, warga setempat.

Menurut Jabar, untuk bisa menggunakan handphone milik mereka, warga terpaksa harus ke desa lain dengan menempuh perjalanan belasan kilometer.

“Harus ke Desa Langkema pi baru bisa menelpon. Pokoknya putus total jaringan di sini,” tutup pria yang menjabat sebagai anggota BPD desa Pongkalaero ini.

Dihubungi terpisah, petugas BTS Batuawu dan Pongkalaero, Lamin juga mengakui jika BTS tersebut tumbang akibat angin kencang.

Lamin mengaku telah melaporkan hal tumbangnya BTS tersebut ke pihak PT Telkomsel di Jakarta.

“Barusan sudah saya laporkan masalah ini ke Jakarta. Insya Allah masalah ini akan segera ditangani,” tutupnya. (ari)

Facebook Comments
Baca Juga  Dukungan Alumni dari Unsika: Prof Ruslin Dinilai Pantas Pimpin UHO

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut
Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe
Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air
Ratusan Burung Endemik Sulawesi Diselamatkan dari Penyelundupan Laut
MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital
Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep
Promo Januari 2026! Al-Munawwir Buka Kelas Berkuda & Panahan
Al-Munawwir Stable & Archery Reborn Gelar Pelatihan Dasar Berkuda di Kendari

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 11:19 WITA

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:00 WITA

Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:32 WITA

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air

Selasa, 27 Januari 2026 - 17:53 WITA

Ratusan Burung Endemik Sulawesi Diselamatkan dari Penyelundupan Laut

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:49 WITA

MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital

Berita Terbaru