Tiga Atlet Panahan Tradisional Asal Sultra Wakili Indonesia di Ajang Internasional di Turki

- Penulis

Selasa, 20 Mei 2025 - 14:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kendari, Panjikendari.com – Prestasi membanggakan datang dari Bumi Anoa. Tiga atlet panahan tradisional asal Sulawesi Tenggara (Sultra) akan mewakili Indonesia dalam ajang internasional bergengsi 13th Conquest Cup Fetih Kupasi yang akan digelar di Istanbul, Turki, pada 25–29 Mei 2025.

Mereka adalah Al Junar dari klub panahan Archery Konawe Inehe, Suburhan Abudayen dari Konawe Sunnah Sport (KSS), dan Syafrul dari Mekongga Horsebow Archery (MHA), Kabupaten Kolaka. Ketiganya berangkat sebagai bagian dari kontingen Indonesia yang direkomendasikan oleh PATIH Archery Indonesia, organisasi panahan tradisional nasional yang berada di bawah naungan KORMI (Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia).

Keikutsertaan mereka menjadi penanda bahwa Sulawesi Tenggara memiliki potensi besar dalam olahraga tradisional, khususnya panahan gaya horsebow yang kini makin diminati anak-anak muda di berbagai daerah.

Dalam keterangannya, Al Junar menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas dukungan dari berbagai pihak. “Alhamdulillah, terima kasih banyak kami ucapkan atas support dan sponsor, khususnya kepada PATIH Indonesia, Bapak Keniyuga Permana selaku Pembina Archery Konawe Inehe, UNILAKI Kab. Konawe, Keluarga Besar Konawe Inehe, Keluarga Besar Batauga, Keluarga Kel. Lawulo Kecamatan Anggaberi, Teras Hijrah Kendari, dan seluruh teman-teman ikhwan. Jazakumullahu khairan katsiran,” ucap Junek –sapaan akrab Al Junar.

Junek juga menyampaikan harapannya agar ke depan ada perhatian serius dari pemerintah, terutama Bupati Konawe H. Yusran Akbar dan Gubernur Sultra Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka. “Semoga ini jadi langkah awal agar pemerintah melihat potensi besar olahraga sunnah di daerah,” ujarnya.

Senada, Suburhan Abudayen menekankan pentingnya pembinaan generasi muda melalui panahan sunnah. “Kami di Konawe Sunnah Sport (KSS) terus berusaha mengembangkan olahraga ini sebagai sarana membentuk karakter generasi muda. Tidak sekadar fisik, tapi juga spiritual. Kami harap pemerintah memberi dukungan konkret untuk pengembangan olahraga ini di Sultra,” kata Suburhan.

Baca Juga  PMKRI Tanggapi Rencana Tiran Group Bangun Smelter di Konut

Sementara itu, Syafrul dari Mekongga Horsebow Archery Kolaka, menyatakan kebanggaannya bisa membawa nama Sultra di ajang dunia. “Ini bukan hanya soal bertanding. Ini tentang mengenalkan jati diri daerah lewat olahraga yang bernilai budaya dan keislaman. Kami dari Kolaka siap terus membina atlet muda agar olahraga ini semakin berkembang.”

Keikutsertaan ketiga atlet ini di Istanbul bukan hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga peluang besar untuk mengangkat nama Sulawesi Tenggara di kancah internasional. Mereka membawa semangat SULTRA MEAMBO, bahwa dari tanah Anoa, anak-anak panah bisa melesat hingga panggung dunia. (*)

Editor: Jumaddin

Facebook Comments

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut
Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe
Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air
MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital
Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep
Promo Januari 2026! Al-Munawwir Buka Kelas Berkuda & Panahan
Al-Munawwir Stable & Archery Reborn Gelar Pelatihan Dasar Berkuda di Kendari
Perjuangan Ojol Perempuan di Kolaka, Menghidupi Keluarga dari Jalanan

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 11:19 WITA

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:00 WITA

Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:32 WITA

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:49 WITA

MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:34 WITA

Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep

Berita Terbaru