Sultra Kirim 10 Kontainer Beras ke Surabaya dan Medan

- Penulis

Jumat, 5 Juni 2020 - 22:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Karantina Pertanian Kendari memeriksa beras yang akan dikirim ke Surabaya dan Medan, di Pelabuhan Bungkutoko, Jumat, 5 Juni 2020.

i

Petugas Karantina Pertanian Kendari memeriksa beras yang akan dikirim ke Surabaya dan Medan, di Pelabuhan Bungkutoko, Jumat, 5 Juni 2020.

Panjikendari.com – Kementerian Pertanian melalui Karantina Pertanian Kendari mencatat adanya peningkatan sebesar 47,7% lalu lintas antar-area atau domestik untuk beras asal Sulawesi Tenggara (Sultra).

Beras ini berasal dari berbagai kabupaten di Sultra dengan tujuan pengiriman berbagai kota, antara lain; Surabaya, Medan, Bitung, Jakarta, Sidenreng Rappang, Deli Serdang, dan Bone. Teranyar, Sultra akan kembali mengirim 10 kontainer beras ke Surabaya dan Medan melalui Pelabuhan Bungkutoko, Kendari.

“Ini menjadi bukti, pertanian di Sultra terus berproduksi, tidak berhenti walaupun di masa pandemi,” kata Kepala Karantina Pertanian Kendari, Prayatno Ginting, saat melakukan monitoring tindakan karantina pada 10 kontainer beras yang akan dikirim ke Surabaya dan Medan melalui pelabuhan Bungkutoko, Kendari, Jumat, 5 Juni 2020.

Menurut Ginting, beras dengan total volume 250 ton ini telah melewati pemeriksaan karantina. Sebelum berlayar, petugas Karantina Pertanian Kendari memastikan beras tersebut bebas dari organisme pengganggu tumbuhan karantina (OPTK) sehingga perlu dilakukan kesesuaian dokumen maupun pemeriksaan fisik di gudang pemilik.

Secara terpisah, Kepala Badan Karantina Pertanian, Ali Jamil menyampaikan bahwa sejalan dengan instruksi Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, pihaknya yang bertugas di batas penjuru negeri atau border melakukan pengawasan dan pengendalian keamanan dan mutu pangan serta pakan asal produk pertanian.

Khusus untuk 11 jenis bahan pangan pokok, kelancaran distribusinya mendapat pengawalan ketat dari pihaknya. “Seperti beras, cabe merah, bawang merah, dan jagung yang termasuk di dalam kelompok ini distribusi antar area kami fasilitasi. Dan tidak dapat diekspor, kecuali mendapat rekomendasi dari direktorat jendral teknis terkait,” tegas Jamil. (jie)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Maxim Tembus 100 Juta Unduhan di Indonesia, Perkuat Layanan Mobilitas Digital
Elnusa Petrofin Dukung Standarisasi Armada Pertamina untuk Perkuat Distribusi Energi Nasional
Elnusa Petrofin Perkuat Sinergi Media di Sumatera Barat, Dorong Partisipasi Pena Petrofin Awards 2025
Elnusa Petrofin Perkuat Program Hutan Petrofin, Dukung Target Net Zero Emission 2060
Elnusa Petrofin Gandeng Insan Pers Bali Perkuat Narasi Energi Nasional Lewat Pena Petrofin Awards 2026
Elnusa Petrofin Bekali Pelajar Bali Literasi Digital dan Pemanfaatan AI melalui Petrofin Journalist Academy
Tiran Nusantara Group Gandeng UHO, Siapkan Program Magang dan Rekrutmen SDM Lokal
Bupati Buton Utara Perpanjang Kerja Sama Jamsostek, 8.000 Pekerja Rentan Dijamin Tahun 2026

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 21:06 WITA

Maxim Tembus 100 Juta Unduhan di Indonesia, Perkuat Layanan Mobilitas Digital

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:45 WITA

Elnusa Petrofin Dukung Standarisasi Armada Pertamina untuk Perkuat Distribusi Energi Nasional

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:02 WITA

Elnusa Petrofin Perkuat Sinergi Media di Sumatera Barat, Dorong Partisipasi Pena Petrofin Awards 2025

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:45 WITA

Elnusa Petrofin Gandeng Insan Pers Bali Perkuat Narasi Energi Nasional Lewat Pena Petrofin Awards 2026

Senin, 1 Juni 2026 - 16:37 WITA

Elnusa Petrofin Bekali Pelajar Bali Literasi Digital dan Pemanfaatan AI melalui Petrofin Journalist Academy

Berita Terbaru