Sulkarnain: Jembatan Teluk Kendari Bakal Jadi Ikon Wisata Andalan

- Penulis

Senin, 4 Mei 2020 - 19:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Kendari Sulkarnain (kedua dari kanan) saat menghadiri simulasi rekayasa lalu lintas di Kota Lama terkait pembangunan jembatan Teluk Kendari, Senin, 4 Mei 2020.

i

Wali Kota Kendari Sulkarnain (kedua dari kanan) saat menghadiri simulasi rekayasa lalu lintas di Kota Lama terkait pembangunan jembatan Teluk Kendari, Senin, 4 Mei 2020.

Panjikendari.com – Pemerintah Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), akan menjadikan  jembatan Teluk Kendari sebagai salah satu ikon atau destinasi wisata andalan di kota itu.

“Jembatan Teluk Kendari ini benar-benar di tengah kota posisinya. Sehingga bisa dilintasi dan dinikmati pemandangannya. Ini nantinya akan sangat bagus sebagai obyek wisata,” kata Wali Kota Kendari, H Sulkarnain K, saat menghadiri simulasi pelaksanaan rekayasa lalu lintas di Kota Lama terkait pembangunan jembatan tersebut, Senin, 4 Mei 2020.

Sulkarnain yakin, jembatan yang menghubungkan sisi utara dan sisi selatan Kota Kendari yang melintasi Teluk Kendari ini akan menarik minat wisatawan domestik.

“Sehingga jembatan ini kedepan melalui Dinas Pariwisata akan dijadikan salah satu destinasi wisata,” katanya.

Ia juga mengaku Pemkot Kendari bersedia berbagi peran dengan pemerintah pusat sehubungan dengan pengoperasian jembatan Teluk Kendari sebagai wujud komitmen pembangunan mega proyek tersebut di ibukota Sultra.

Jembatan sepanjang 1.348,47 meter ini dibangun sejak 2015 dengan alokasi awal anggaran senilai Rp125 miliar, kemudian setiap tahun dikucurkan anggaran hingga selesai nanti akan menghabiskan dana sekitar Rp750 miliar.

Untuk konstruksi Jembatan Teluk Kendari ini menggunakan bentang kabel yang serupa dengan Jembatan Barelang di Batam, Jembatan Suramadu di Jawa Timur, dan Jembatan Merah Putih di Ambon.

Jembatan Teluk Kendari tersebut akan menghubungkan Kecamatan Kendari (utara teluk) dan Kecamatan Abeli (selatan teluk), dikerjakan oleh konsorsium PT Pembangunan Perumahan (PP) dan PT Nindya Karya. (man)

Facebook Comments
Baca Juga  Update Covid-19 di Sultra, 21 Mei 2020: OTG Bertambah 88 Menjadi 1.402 Orang

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut
Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe
Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air
MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital
Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep
Promo Januari 2026! Al-Munawwir Buka Kelas Berkuda & Panahan
Al-Munawwir Stable & Archery Reborn Gelar Pelatihan Dasar Berkuda di Kendari
Perjuangan Ojol Perempuan di Kolaka, Menghidupi Keluarga dari Jalanan

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 11:19 WITA

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:00 WITA

Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:32 WITA

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:49 WITA

MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:34 WITA

Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep

Berita Terbaru