Sidak SPBU Digelar, Tapi Warga Masih Waswas Isi BBM

- Penulis

Rabu, 5 Maret 2025 - 11:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim gabungan melakukan sidak di salah satu SPBU di Kota Kendari.

i

Tim gabungan melakukan sidak di salah satu SPBU di Kota Kendari.

KENDARI – Inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan tim gabungan ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Kendari, Rabu, 5 Maret 2025, belum sepenuhnya meredakan keresahan warga. Meski hasil sementara menunjukkan bahwa kandungan Pertalite masih dalam kategori normal, banyak pengendara tetap enggan mengisi BBM di SPBU.

Sidak ini merupakan respons atas keluhan ratusan pengemudi ojek online (ojol) dan warga yang mengalami kerusakan motor setelah mengisi Pertalite di beberapa SPBU. Isu dugaan oplosan merebak luas, diperkuat dengan keluhan bau bahan bakar yang menyengat dan tidak biasa.

Salah seorang petugas SPBU yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa tim gabungan yang terdiri dari instansi teknis terkait, Pertamina, kepolisian, dan TNI, memeriksa kualitas BBM di tempat kerjanya sekitar pukul 10.00 hingga 10.30 WITA.

“Mereka periksa densitas Pertalite. Hasilnya 0,720 dengan suhu 31 derajat. Masih kategori normal. Setelah itu, mereka lanjut ke SPBU lain,” katanya.

Meski begitu, hasil sidak ini belum cukup menenangkan warga. Risal, salah seorang pengendara, mengaku masih takut mengisi BBM di SPBU.

“Saya masih ragu, takut motor rusak. Sudah banyak yang kena kemarin. Sidak sih sudah, tapi saya tetap belum yakin aman,” ujarnya.

Senada dengan itu, Bang Upink, seorang pengendara yang juga mengalami kerusakan motor, menyatakan bahwa insiden ini menimbulkan trauma bagi banyak orang.

“Motor saya baru dua hari dibeli dari dealer, tiba-tiba mogok setelah isi Pertalite. Aromanya saja beda, seperti campur tinner atau oli. Sekarang sudah ada sidak, tapi siapa yang bisa jamin BBM benar-benar aman?” katanya.

Sebelumnya, ratusan ojol telah melaporkan dugaan BBM oplosan ini ke Polresta Kendari. Mereka meminta pertanggungjawaban dari pihak terkait atas kerusakan kendaraan yang mereka alami. Beberapa SPBU bahkan sempat mengalami penurunan jumlah pelanggan karena pengendara memilih untuk tidak mengisi BBM sampai ada kejelasan lebih lanjut.

Baca Juga  Kementan Dorong Ekspor Langsung Tepung Kelapa dari Sultra

Kemarahan warga yang belum mendapat kepastian membuat rencana aksi demonstrasi mulai menguat. Sebuah selebaran ajakan aksi mulai tersebar, menyerukan unjuk rasa sebagai bentuk protes terhadap dugaan Pertalite oplosan yang merugikan banyak orang.

Aksi ini rencananya akan diikuti oleh para pengguna kendaraan dan masyarakat yang merasa dirugikan. Mereka menuntut transparansi dari pihak Pertamina dan pemerintah terkait kondisi BBM yang mereka gunakan sehari-hari.

Meskipun sidak telah dilakukan, pertanyaan besar masih menggantung: apakah Pertalite di Kendari benar-benar aman? Dan jika tidak, siapa yang akan bertanggung jawab? (*)

 

Facebook Comments

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Seleksi Ketat PT Tiran Indonesia Hasilkan 38 Tenaga Kerja Terbaik di Konawe Utara
BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut
Pemprov Sultra Perkuat Kebijakan Berbasis Data, Dukung Sensus Ekonomi 2026
Tiran Nusantara Grup Gelar Tiranovation Challenge 2026, Lahirkan Inovasi Karyawan Berbasis Solusi
VinFast Tancapkan Langkah Global, Bidik Lima Negara untuk Ekspansi Skuter Listrik
Puluhan Driver Maxim Kendari Gelar Donor Darah untuk Perkuat Stok PMI Sultra
Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe
Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air

Berita Terkait

Minggu, 5 April 2026 - 08:15 WITA

Seleksi Ketat PT Tiran Indonesia Hasilkan 38 Tenaga Kerja Terbaik di Konawe Utara

Jumat, 3 April 2026 - 11:19 WITA

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut

Rabu, 1 April 2026 - 21:33 WITA

Pemprov Sultra Perkuat Kebijakan Berbasis Data, Dukung Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 31 Maret 2026 - 18:00 WITA

Tiran Nusantara Grup Gelar Tiranovation Challenge 2026, Lahirkan Inovasi Karyawan Berbasis Solusi

Selasa, 3 Februari 2026 - 13:57 WITA

VinFast Tancapkan Langkah Global, Bidik Lima Negara untuk Ekspansi Skuter Listrik

Berita Terbaru