Seorang Pengusaha Kayu di Butur Ditemukan Meninggal di Rumah Kontrakan

- Penulis

Jumat, 24 Juli 2020 - 15:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Buton Utara AKBP Wasis Santoso SIK saat menyaksikan jasad Refly Langi yang tergeletak di rumah kontrakannya. (Foto: Mirdat/Panjikendari.com)

i

Kapolres Buton Utara AKBP Wasis Santoso SIK saat menyaksikan jasad Refly Langi yang tergeletak di rumah kontrakannya. (Foto: Mirdat/Panjikendari.com)

Panjikendari.com – Warga Desa Lapandewa, Kecamatan Kulisusu Barat, Kabupaten Buton Utara, Jumat, 24 Juli 2020, digegerkan adanya penemuan mayat seorang laki-laki di sebuah rumah kontrakan.

Diketahui, identitas mayat tersebut bernama Refly Langi (51 th) alamat Kwilet Kecamatan Dukun Magelang.

Menurut warga setempat, Refly Langi tinggal di rumah kontrakan di Desa Lapandewa Kecamatan Kulisusu Barat sudah sekitar lima bulan.

Warga setempat mengenal Refly Langi sebagai pengusaha kayu jati dan jenis kayu jabon. Mayat Refly Langi ini ditemukan pertama kali oleh Yanti yang juga penghuni salah satu kamar di rumah kontrakan tersebut sekitar pukul 6.30 Wita.

Yanti yang merupakan seorang tenaga pengajar pada sebuah SMA di Kecamatan Kulisusu Barat ini menjelaskan, dirinya mendapati Refly Langi di ruang tamu rumah kontrakan dengan posisi tengkurap di lantai.

Kemudian Yanti memanggil tetangga dan warga setempat untuk memastikan kondisi Refly Langi. Namun ternyata diketahui Refly Langi tak bernyawa lagi.

“Saya biasanya bermalam di rumah teman. Pagi-pagi saya kembali ke rumah kontrakan, saya lihat pak Refly tergeletak di ruang tamu dengan posisi tengkurap di lantai,” terangnya.

Kasus ini langsung dilaporkan kepada aparat kepolisian setempat. Kapolsek Kulisusu Barat, IPDA Muhlisi yang dikonfirmasi media ini di tempat kejadian perkara menjelaskan, setelah mendapat laporan warga, pihaknya langsung ke TKP dan mengumpulkan data identitas korban untuk menghubungi keluarga korban.

Berdadarkan hasil penyelidikan sementara, tidak ada ciri-ciri kekerasan yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Muhlisi menuturkan, berdasarkan data pihak medis Puskesmas Lambale Kecamatan Kulisusu Barat, korban biasa mendatangi Puskesmas untuk berobat dengan keluhan hypertensi atau tekanan darah tinggi.

Dugaan sementara korban meninggal dunia akibat serangan hypertensi mendadak.

Baca Juga  Melalui Kotaku, Pemkot Kendari Dapat Rp46 Miliar dari APBN 2020

“Sambil menunggu keluarga korban, jasad korban kita bawa ke Rumah Sakit Umum Daerah setempat untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tutup Muhlisi. (dat)

Facebook Comments

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe
Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air
Ratusan Burung Endemik Sulawesi Diselamatkan dari Penyelundupan Laut
MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital
Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep
Promo Januari 2026! Al-Munawwir Buka Kelas Berkuda & Panahan
Al-Munawwir Stable & Archery Reborn Gelar Pelatihan Dasar Berkuda di Kendari
Perjuangan Ojol Perempuan di Kolaka, Menghidupi Keluarga dari Jalanan

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:00 WITA

Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:32 WITA

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:49 WITA

MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:34 WITA

Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep

Rabu, 21 Januari 2026 - 19:21 WITA

Promo Januari 2026! Al-Munawwir Buka Kelas Berkuda & Panahan

Berita Terbaru