Reses Sidang I, LM Marshudi Serap Aspirasi Masyarakat Kabupaten Muna

- Penulis

Senin, 3 Februari 2020 - 10:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan masyarakat Kelurahan Dana, Kecamatan Watopute, Kabupaten Muna, menghadiri reses anggota DPRD Sultra LM Marshudi, S.Sos.

i

Ratusan masyarakat Kelurahan Dana, Kecamatan Watopute, Kabupaten Muna, menghadiri reses anggota DPRD Sultra LM Marshudi, S.Sos.

panjikendari.com – Mengawali kegiatan reses tahun sidang 2019-2020, anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) La Ode Muhammad Marshudi, S.Sos., menyambangi daerah pemilihannya di wilayah Sultra III, meliputi Kabupaten Muna, Muna Barat, Buton Utara.

Pada reses hari pertama masa sidang I tersebut, LM Marshudi menyapa masyarakat Kelurahan Dana, Kecamatan Watopute, Kabupaten Muna, Minggu, 2 Februari 2020.

Hadir dalam kegiatan tersebut sedikitnya 300 masyarakat Kelurahan Dana, yang terdiri atas tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan majelis taklim.

Momen reses ini dimanfaatkan oleh masyarakat untuk menyampaikan apa yang menjadi harapan mereka. Banyak hal mengemuka yang menjadi keinginan masyarakat.

Adapun beberapa aspirasi masyarakat Kelurahan Dana yang disampaikan melalui reses tersebut diantaranya masalah air bersih, pengaspalan jalan lingkungan, permintaan bibit jabon merah, bibit jati nuklir, permintaan pengadaan traktor untuk mengolah lahan pertanian, dan masih banyak lagi.

Anggota DPRD Sultra LM Marshudi saat melakukan reses di Kabupaten Muna, Minggu, 2 Februari 2020.

Menanggapi banyak permintaan masyarakat tersebut, LM Marshudi menyampaikan bahwa dirinya akan memperjuangkan melalui pembahasan APBD Perubahan Provinsi Sulawesi Tenggara tahun 2020 sesuai dengan kewenangan dan skala prioritas.

Khusus masalah air bersih, Andindi -panggilan akrab LM Marshudi- mengatakan bahwa persoalan air ini memang menjadi hal penting yang harus diperhatikan karena menyangkut hajat hidup orang banyak.

Sepengetahuan Andindi, saat dirinya masih menjadi anggota DPRD Kabupaten Muna, pada tahun 2001 pernah mengusulkan anggaran untuk pemasangan instalasi air bersih di Watopute.

“Saya masih ingat waktu itu, masih zamannya pak Ridwan Bae. Dan kalau saya tidak salah ingat, bukan saja satu kali penganggaran waktu itu,” katanya.

Bahkan, lanjut dia, pada tahun 2007 saat dirinya duduk di kursi DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara, ada lagi program air bersih yang masuk dari pemerintah provinsi, salah satunya dibangunkan bak penampungan di atas ketinggian yang terletak di belakang kampung Kelurahan Dana.

“Makanya saya juga bingung ini, seharusnya sudah jalan ini air, dari Kelurahan Dana, Lakauduma, Bangkali sampai Watuputih. Tapi ternyata sampai sekarang hanya beberapa saja yang nikmati, itu pun mungkin sekali seminggu,” katanya.

Baca Juga  TP PKK dan Komunitas KITA JI Peduli Warga Kurang Mampu

Andindi berjanji, meskipun masalah air bersih ini masih menjadi kewenangan pemerintah kabupaten namun dirinya juga akan mengkoordinasikan dengan pemerintah provinsi dan Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Sultra supaya kebutuhan air bersih di Kecamatan Watopute bisa teratasi.

“Nanti saya akan koordinasikan kembali dengan provinsi terutama dengan instansi terkait yang sudah pernah menurunkan progam air bersih di sini. Paling tidak kita mesti tahu dulu, bagaimana perencanaannya waktu itu, apakah hanya sampai begini saja atau bagaimana,” ujar Andindi.

Kemudian masalah pengaspalan jalan lingkungan. Andindi lagi-lagi menyampaikan dirinya akan mengupayakannya. Dia berharap, Pemprov memiliki kewenangan untuk menangani jalan lingkungan di kabupaten, sebab selama ini yang punya kewenangan untuk itu adalah pemerintah kabupaten.

“Mudah-mudahan bisa, karena kayaknya di Kota Kendari ada beberapa ruas jalan lingkungan yang dikerja oleh pemerintah provinsi. Tapi tidak mungkin semuanya, karena saya catat ini ada empat jalan lingkungan yang minta diaspal. Kita utamakan dulu mana yang penting, yang prioritas,” katanya.

Masalah permintaan pengadaan bibit tanaman kayu Jabon Merah dan Jati Nuklir serta peralatan pertanian, Andindi akan mengkoordinasikannya dengan pemerintah provinsi khususnya instansi terkait.

Yang pasti, kata dia, untuk tahun 2020 ini dirinya belum dapat menjanjikan apa-apa karena APBD Sultra 2020 dibahas oleh anggota DPRD Sultra sebelumnya.

“Insya Allah, nanti di pembahasan APBD Perubahan 2020 baru kita bisa berbuat. Mudah-mudahan Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan dan kesehatan kepada kita semua, dan semoga apa yang menjadi keinginan kita bersama dapat terwujud sesuai harapan.”

“Saya duduk di DPRD sana karena bapak ibu sekalian. Jadi, saya datang kembali ke sini untuk mengetahui apa yang menjadi keinginan bapak ibu supaya bisa diperjuangkan sesuai dengan kemampuan dan kewenangan saya,” tutupnya. (adv)

Facebook Comments

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut
Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe
Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air
MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital
Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep
Promo Januari 2026! Al-Munawwir Buka Kelas Berkuda & Panahan
Al-Munawwir Stable & Archery Reborn Gelar Pelatihan Dasar Berkuda di Kendari
Perjuangan Ojol Perempuan di Kolaka, Menghidupi Keluarga dari Jalanan

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 11:19 WITA

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:00 WITA

Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:32 WITA

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:49 WITA

MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:34 WITA

Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep

Berita Terbaru