Panjikendari.com – Pemerintah Kota Kendari, melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (BP3A) Kota Kendari melakukan kampanye setop kekerasan pada anak dan perempuan dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2020.
Kampanye di jalan tersebut dipimpin langsung oleh Sekda Kota Kendari, Nahwa Umar, yang dilakukan dalam bentuk mendatangi kendaraan yang berhenti di lampu merah eks MTQ kemudian membagikan bunga sebagai simbol kasih sayang dan brosur kampanye anti-kekerasan pada anak dan perempuan.
“Kampanye peringatan Hari Anak Nasional ini dilakukan untuk mengajak warga agar selalu menyayangi keluarga dan memberikan kasih sayang pada anak,” kata Nahwa.
Aksi ini juga kata dia, sebagai upaya mengajak masyarakat untuk menghentikan pemberian uang atau apa saja pada anak yang meminta-minta di jalanan atau lampu merah.
“Salah satu upaya Dinas Pemberdayaan Perempuan memberikan brosur agar menyadarkan orang menghentikan pemberian uang di jalanan, karena akan semakin banyak, karena menjadi mata pencahariannya, sebab mudah sekali dia mendapat rejeki di lampu-lampu merah,” katanya.
Nahwa yakin bahwa jika masyarakat sudah kompak untuk menghentikan pemberian uang di jalanan, maka akan mengurangi bahkan menghilangkan peminta-minta di lampu merah.
Selain membagikan bunga dan selebaran, kampanye hari anak juga dilakukan pembagian masker pada pengendara yang tidak menggunakan masker.
Ikut dalam kampanye hari anak tersebut; Forum Anak Kota Kendari, Kepala BP3A Kota Kedari Sri Yastin Asrun, Sekretaris BP3A Asrida Mukaddim dan para staf DP3A Kota Kendari, Dinas Perhubungan, dan Satlantas Polres Kendari. (man)








