Panjikendari.com – Pemerintah Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara menjadikan kawasan Pulau bungkutoko sebagai tempat budidaya ikan dalam rangka mengembangkan sektor perekonomian di bidang perikanan di daerah itu.
“Salah satu upaya pemerintah kota untuk meningkatkan potensi ekonomi di bidang perikanan sudah ada beberapa usaha yang dilakukan, diantaranya, dengan menyiapkan kawasan Bungkutoko sebagai kawasan budidaya ikan,” kata Wali Kota Kendari, H Sulkarmain Kadir, Senin, 06 Juli 2020.
Dikatakan, saat ini telah disediakan karamba yang telah ditata dengan menyediakan 144 petak karamba jaring untuk nelayan serta merencanakan penataan kembali balai benih perikanan yang ada di Kota Kendari.
“Selain itu, Pulau Bungkutoko sangat potensi dikembangkan budidaya kerang (Abalon). Abalon ini memiliki nilai ekonomis yang tinggi dan merupakan endemik Sulawesi,” katanya.
Abalon adalah salah satu jenis moluska laut yang sangat potensial untuk dikembangkan, karena selain teknologi pakan yang murah, maka soal pembenihan juga tidak terlalu sulit
Ia berharap, pengembangan budidaya abalon ini bisa meningkatkan taraf kehidupan perekonomian warga, khususnya yang tergabung dalam kelompok usaha bersama tersebut.
Abalon merupakan komoditas perikanan bernilai tinggi, khususnya di negara-negara maju di Eropa dan Amerika Utara, biota laut ini dikonsumsi segar atau kalengan.
Di Indonesia, jenis siput ini belum banyak dikenal masyarakat dan pemanfaatannya baru terbatas di daerah-daerah tertentu, khususnya di daerah pesisir. (man)








