Pemkot Kendari Deklarasi 100 Persen Bebas dari BAB Sembarangan

- Penulis

Selasa, 6 Oktober 2020 - 20:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir saat deklarasi ODF dan pengukuhan pengurus Kota Sehat Kota Kendari, Selasa, 6 Oktober 2020.

i

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir saat deklarasi ODF dan pengukuhan pengurus Kota Sehat Kota Kendari, Selasa, 6 Oktober 2020.

Panjikendari.com – Pemerintah Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara mendeklarasikan bahwa telah bebas 100 persen dari perilaku buang air sembarangan atau open defaction free (ODF) di semua kelurahan yang ada di kota itu.

“Kami sudah mendeklarasikan Kota Kendari sebagai kota yang sudah 100 persen terbebas dari aktivitas masyarakat yang buang air sembarangan,” kata Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir usai deklarasi ODF dan pengukuhan pengurus Kota Sehat Kota Kendari, Selasa, 6 Oktober 2020.

Menurut Sulkarnain, ODF merupakan salah satu hal yang menjadi prinsip dan fundamental karena jika masalah kecil dan sederhana tidak bisa diselesaikan, maka bagaimana mungkin bisa menyelesaikan hal-hal yang lebih besar.

“Tidak mungkin kita bisa menuntaskan pekerjaan pekerjaan besar, kalau tidak memulainya dengan menuntaskan hal-hal yang mungkin sebagian kita memandangnya sebagai hal yang sepele,” ujarnya.

Oleh karena itu, kata Sulkarnain, dengan deklarasi ODF Kota Kendari yang menyatakan bahwa telah mencapai pelayanan sanitasi akses pelayanan sanitasi 100 persen, tetapi semua tugas telah selesai, namun harus tetap dipertahankan.

“Kalau kita sudah mendeklarasikan ODF bagi Kota Kendari, maka tugas kita berikutnya adalah bagaimana mempertahankan, bagaimana menjaga agar ke depan masyarakat Kota Kendari yang terus bertambah jumlahnya (penduduknya), yang juga mungkin akan berpotensi terus bertambah jumlah rumah, yang harus kita pastikan akses dan kepemilikan sanitasinya secara mandiri ini terus dilakukan,” jelas Sulkarnain.

Ia mengingatkan kepada para camat dan lurah untuk tidak berhenti dan terus melakukan pengawasan, koordinasi, komunikasi dan juga libatkan semua pihak untuk melakukan hal tersebut.

“Saya minta kesadaran semua pihak untuk sama-sama bergandengan tangan, bersinergi karena tugas-tugas ini akan lebih maksimal kita kerjakan ketika kita bekerja sama yang satu dengan yang lain,” tambahnya. (man)

Facebook Comments
Baca Juga  Ombudsman Sultra Gelar Workshop Pembentukan Narahubung

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut
Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe
Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air
MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital
Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep
Promo Januari 2026! Al-Munawwir Buka Kelas Berkuda & Panahan
Al-Munawwir Stable & Archery Reborn Gelar Pelatihan Dasar Berkuda di Kendari
Perjuangan Ojol Perempuan di Kolaka, Menghidupi Keluarga dari Jalanan

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 11:19 WITA

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:00 WITA

Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:32 WITA

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:49 WITA

MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:34 WITA

Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep

Berita Terbaru