Pelayanan Disdukcapil Muna Lambat, Warga Terkadang Marah sampai Lempar Kaca

- Penulis

Rabu, 24 Juni 2020 - 12:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak beberapa operator sedang melakukan percetakan KTP dan KK. (Foto: Erwino/panjikendari.com).

i

Tampak beberapa operator sedang melakukan percetakan KTP dan KK. (Foto: Erwino/panjikendari.com).

Panjikendari.com – Pelayanan publik di Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra) butuh perhatian serius.

Pasalnya, layanan percetakan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP), Kartu Keluarga (KK), dan Akta Kelahiran kurang maksimal akibat terkendala pada jaringan server yang lambat loading. Selain itu, jumlah komputer yang dioperasikan juga masih terbilang kurang.

Saat ini, khusus cetak E-KTP hanya dapat menghasilkan 10 sampai 20 keping setiap hari. Padahal, biasanya jika normal bisa mencapai 200-an lebih tiap harinya.

Kendala ini pun berbuntut pada kekesalan masyarakat yang hendak melakukan pengurusan. Tak jarang, operator percetakan kena semprot.

“Biasa ada yang datang marah-marah sampai lempar kaca kantor karena KTP-nya lambat diproses. Padahal, kita juga tidak bisa berbuat apa-apa kalau jaringannya lambat begini,” keluh La Kara diamini rekannya, Nurmaila salah seorang operator pencetak E-KTP dan KK Disdukcapil Muna.

Kendati demikian, mereka tetap bekerja semaksimal mungkin. Tak ada yang dapat dilakukan selain mengharap bantuan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab).

“Kasian juga masyarakat yang mau mengurus, tidak bisa hanya mengandalkan surat keterangan (Suket),” timpalnya.

Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Muna, Arwin, menerangkan, sejak April 2020 jaringan server sudah mulai error. Berbagai usaha perbaikan yang dilakukan, belum juga membuahkan hasil.

“Kita butuh pengadaan server baru dan tambahan komputer, karena yang dipakai saat ini sudah berumur puluhan tahun. Jadi sistem layanannya kurang lancar,” imbuhnya.

Kata dia, blanko yang ada saat ini sekitar 7.000 keping. Namun, terpakai baru sekitar 400-an. Jika kondisi server masih terus seperti ini, maka butuh waktu lama untuk menghabiskan semua blanko yang ada.

Sementara, normalnya dalam total 7.000 blanko itu, tak sampai 20 hari sudah tuntas dikerjakan. Makanya, ia berharap masalah ini dapat segera teratasi agar pelayanan dapat berjalan maksimal seperti sedia kala.

Baca Juga  Kementerian Dalam Negeri Terbitkan SE Efisiensi APBD, ini Poin-poinnya

“Masalah ini memang harus segera diatasi, apalagi menjelang Pilkada. Kita bisa kewalahan jika layanannya masih terkendala seperti ini,” pungkasnya. (win)

Facebook Comments

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut
Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe
Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air
MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital
Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep
Promo Januari 2026! Al-Munawwir Buka Kelas Berkuda & Panahan
Al-Munawwir Stable & Archery Reborn Gelar Pelatihan Dasar Berkuda di Kendari
Perjuangan Ojol Perempuan di Kolaka, Menghidupi Keluarga dari Jalanan

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 11:19 WITA

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:00 WITA

Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:32 WITA

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:49 WITA

MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:34 WITA

Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep

Berita Terbaru