Muna Bisa Berubah Kalau Hegemoni Dinasti Berakhir

- Penulis

Sabtu, 7 November 2020 - 20:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Umar Bonte saat menghadiri kampanye pasangan calon Bupati Muna La Ode M Rajiun Tumada - H La pili. (Foto: IST)

i

Umar Bonte saat menghadiri kampanye pasangan calon Bupati Muna La Ode M Rajiun Tumada - H La pili. (Foto: IST)

Panjikendari.com – Tren kepemimpinan kepala daerah di Kabupaten Muna dalam kurun 20 tahun perlu menjadi pertimbangan masyarakat menentukan pemimpin berikutnya di Bumi Sowite lima tahun kedepan. Jangan sampai progres perubahan daerah sebagaimana diharapkan tidak terwujud lagi.

“Jadi, pertarungan di Pilkada Muna itu, bukan soal Rusman Emba atau Rajiun Tumada. Tetapi ini konteksnya adalah penyelamatan Muna yang selama 20 tahun masih dibayangi hegemoni Ridwan Bae,” ungkap Jurkam pasangan Rajiun-Lapili (Rapi), Umar Bonte, Sabtu, 7 November 2020.

Perspektif itu, kata dia, bisa dirunut sejak Ridwan memimpin Muna selama 10 tahun, lalu dilanjutkan LM Baharuddin yang nota bene ipar dan selanjutnya dipimpin Rusman Emba yang tak lain adalah kemenakan anggota DPR RI itu.

“Dalam konteks demokrasi, iya, semua orang berhak mengikuti konstetasi politik, tetapi dari perspektif penyelamatan Muna, jujur jangan anak atau kemenakan Ridwan, Ridwan saja tergolong masih kesulitan mendorong Muna bisa lebih baik, meski punya reputasi politik yang memadai,” tukasnya.

Selain itu, lanjut Umar Bonte, upaya mempertahankan dinasti politik itu semata-mata untuk mengamankan kebijakan gali lubang tutup lubang yang berlangsung selama 20 tahun. Kebijakan yang kurang kreatif dan mengandalkan pola pinjaman daerah justru menjadi beban serius dalam proses regenerasi kepemimpinan di Muna.

Mantan Ketua MPM UHO Kendari itu juga menilai, kali ini keterlibatan Ridwan membantu kandidat petahana Rusman Emba kembali menggunakan pola-pola lama untuk mempengaruhi masyarakat. Paling menonjol adalah janji-janji politik Ridwan melalui berbagai program baik bantuan langsung maupun bersifat pemberdayaan masyarakat.

“Yang di-sounding ke masyarakat sebenarnya tidak bisa dilegitimasi sebagai janji politik personal. Soalnya itu memang program nasional yang sudah masuk rencana pembangunan. Misalnya bedah rumah, itu program PUPR kok, termasuk program BSPS, plus ada kegiatan padat karyanya,” terang mantan anggota DPRD Kota Kendari dari P-DIP ini.

Baca Juga  Update Covid-19 Sultra, 13 Mei 2020: Kasus Positif Bertambah 91 Orang

Pada kesempatan itu, Umar Bonte sedikit menanggapi pernyataan Ridwan Bae yang menyebut bahwa La Ode Rifai Pedansa merupakan panutan dalam keluarga dan bukan panutan dalam politik.

Menurut Umar Bonte, pernyataan tersebut merupakan sebuah pengakuan bahwa bapak La Ode Rifai Pedansa merupakan sosok panutan yang mampu menjaga nama baik keluarga.

“Karena memang orang tua kita pak Rifai paham betul bahwa keluarga adalah pilar bernegara, karena beliau paham bahwa keluarga yang baik mencerminkan masyarakat yang baik, masyarakat yang baik menjadi syarat terbentuknya negara yang kuat,” tutupnya sambil tersenyum. (jie)

Facebook Comments

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut
Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe
Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air
MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital
Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep
Promo Januari 2026! Al-Munawwir Buka Kelas Berkuda & Panahan
Al-Munawwir Stable & Archery Reborn Gelar Pelatihan Dasar Berkuda di Kendari
Perjuangan Ojol Perempuan di Kolaka, Menghidupi Keluarga dari Jalanan

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 11:19 WITA

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:00 WITA

Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:32 WITA

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:49 WITA

MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:34 WITA

Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Pemprov Sultra Resmi Tunjuk Muhammad Fadlansyah sebagai Pj Sekda

Senin, 18 Mei 2026 - 16:37 WITA