Mengangkat Lerak dari Tanah Cepu ke Panggung Global, Perkuat Ekonomi Petani Melalui Alira Alura

- Penulis

Jumat, 7 Maret 2025 - 13:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alira Alura, social enterprise yang didirikan oleh Arfiana Maulina dan Pramudono Adhi Kumoro, menghadirkan produk-produk personal care dan household cleaning berbahan dasar lerak sabun alami tradisional Indonesia sebagai solusi ramah lingkungan yang mendukung gaya hidup berkelanjutan.

Melalui kemitraan dengan petani lerak di Cepu, Alira Alura menerapkan sistem intercropping, mendorong regenerasi lahan dan peningkatan pendapatan petani. Di sisi lain, kampanye #KillGermsNotFish mengedukasi masyarakat tentang pentingnya beralih ke produk yang aman bagi ekosistem air, mengurangi limbah deterjen sintetis yang mencemari sumber air bersih.

Lerak dan Alira Alura telah diperkenalkan di panggung internasional melalui APFSD Youth Forum 2025 di Bangkok, di hadapan 549 delegasi dari 24 negara, serta tamu kehormatan dari UNDP, UNESCAP, dan KBRI Bangkok.

Kisah perjuangan Arfiana, dari penyintas Sudden Hearing Loss (SNHL) hingga menjadi Max Thabiso Edkins Climate Ambassador 2025, menginspirasi lahirnya Alira Alura sebagai bukti bahwa kearifan lokal Indonesia mampu menjawab tantangan global, sekaligus memperkuat ekonomi desa dan menjaga warisan budaya.

Blora, 7 Maret 2025 – Alira Alura, social enterprise berbasis keberlanjutan yang digagas oleh Arfiana Maulina dan Pramudono Adhi Kumoro, kembali mencuri perhatian dunia. Berawal dari kampanye #BacktoLerak dari WateryNation yang mengangkat sabun alami khas Nusantara, Alira Alura kini memperluas dampaknya hingga ke akar rumput di Cepu, Jawa Tengah, mendukung para petani lerak lokal dengan sistem intercropping yang ramah lingkungan dan mendukung ekonomi sirkular.

Arfiana Maulina, sosok muda di balik gerakan ini, dikenal sebagai aktivis lingkungan dan pendiri Yayasan Tirta Artha Asri WateryNation. Di bawah kepemimpinannya, WateryNation fokus mengedukasi anak muda tentang air bersih dan gaya hidup ramah lingkungan sejak 2020. Melalui Alira Alura di tahun 2025, Arfiana melangkah lebih jauh dengan menghadirkan produk-produk personal care dan household cleaning berbasis lerak, yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga mendukung kesejahteraan petani lokal di Cepu.

“Selama ini, lerak dikenal sebagai kearifan lokal yang mulai dilupakan. Padahal, selain efektif sebagai sabun alami, lerak juga punya potensi ekonomi luar biasa jika dikelola dengan pendekatan keberlanjutan,” ujar Arfiana Maulina, Max Thabiso Edkins Climate Ambassador 2025 dan Exhibitor APFSD Youth Forum 2025.

Dampak Nyata ke Cepu: Ekonomi Petani dan Regenerative Farming

Alira Alura akan menjalin kemitraan langsung dengan kelompok tani di Cepu. Melalui sistem intercropping, petani lerak didorong menanam lerak bersamaan dengan tanaman pangan maupun lahan kritis.

Baca Juga  JOGGO, Fashion Leather Premium dari Jepang Hadir di Indonesia

Menjaga Air Bersih Lewat Kampanye #KillGermsNotFish

Produk-produk Alira Alura, mulai dari eco-detergent, sabun mandi, shampoo, hingga antibacterial spray, seluruhnya menggunakan ekstrak lerak sebagai bahan utama. Formula ini dirancang agar ramah terhadap ekosistem air, sekaligus mengurangi ketergantungan masyarakat pada deterjen sintetis yang menyumbang hingga 80% pencemaran air rumah tangga (UNESCO, 2021).

Kampanye #KillGermsNotFish yang diusung Alira Alura bukan sekadar slogan. Melalui kampanye ini, Alira Alura mengedukasi konsumen tentang keterkaitan antara produk rumah tangga yang mereka gunakan dengan kualitas air di sekitar mereka.

“Setiap tetes air yang kita kembalikan ke bumi, menentukan kualitas hidup generasi selanjutnya. Dengan memilih produk ramah lingkungan, kita tidak hanya menjaga kesehatan keluarga, tapi juga melindungi sumber air bersih,” tambah Arfiana.

Lerak: Kearifan Lokal yang Mendunia

Keberhasilan Alira Alura membawa dampak ke Cepu dan memperkenalkan produk berbasis lerak hingga ke forum-forum internasional menunjukkan bahwa kearifan lokal bisa menjadi solusi global. Di ajang Asia-Pacific Forum on Sustainable Development (APFSD) Youth Forum 2025 di Bangkok, Arfiana memperkenalkan Alira Alura dan kampanye #BacktoLerak di hadapan 549 delegasi dari 24 negara, serta para tamu kehormatan seperti:

Christophe Bahuet – Deputy Regional Director for Asia and the Pacific, UNDP

Per Linnér – Deputy Head of Development Cooperation for Asia and the Pacific, Embassy of Sweden

Sivananthi Thanenthiran – Executive Director, ARROW

Perwakilan UNESCAP, UNEP, dan KBRI Bangkok.

Kehadiran Alira Alura di forum internasional ini memperkuat pesan bahwa inovasi berbasis kearifan lokal seperti lerak mampu berkontribusi dalam pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada pilar Clean Water and Sanitation (SDG 6) dan Responsible Consumption and Production (SDG 12).

Perjalanan Arfiana: Dari Pejuang SNHL hingga Pembawa Lerak ke Panggung Dunia

Perjalanan Arfiana Maulina menuju panggung global tidak lepas dari lika-liku personalnya. Sebagai penyintas Sudden Hearing Loss (SNHL) dan Tinnitus, Arfiana pernah kehilangan 70% pendengaran di telinga kirinya dan harus menjalani 20 sesi terapi hiperbarik serta mengonsumsi methylprednisolone dengan efek samping berat. Namun, di tengah keterbatasannya, Arfiana menemukan kembali makna perjuangan lewat air bersih, WateryNation, dan kini Alira Alura.

“Aku percaya, inovasi berkelanjutan bukan tentang teknologi canggih saja, tapi bagaimana kita kembali ke akar, memaksimalkan apa yang sudah diwariskan alam, dan mengolahnya dengan cara yang menghormati bumi,” tutup Arfiana, Perempuan yang lahir dari Indigenous Dayak dan Jawa.

Facebook Comments

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiran Nusantara Group Gandeng UHO, Siapkan Program Magang dan Rekrutmen SDM Lokal
Bupati Buton Utara Perpanjang Kerja Sama Jamsostek, 8.000 Pekerja Rentan Dijamin Tahun 2026
Yusuf Rimbose Bagikan 200 Bibit Kelapa kepada Warga Lahumoko
Seleksi Ketat PT Tiran Indonesia Hasilkan 38 Tenaga Kerja Terbaik di Konawe Utara
Pemprov Sultra Perkuat Kebijakan Berbasis Data, Dukung Sensus Ekonomi 2026
Tiran Nusantara Grup Gelar Tiranovation Challenge 2026, Lahirkan Inovasi Karyawan Berbasis Solusi
VinFast Tancapkan Langkah Global, Bidik Lima Negara untuk Ekspansi Skuter Listrik
Puluhan Driver Maxim Kendari Gelar Donor Darah untuk Perkuat Stok PMI Sultra

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:36 WITA

Tiran Nusantara Group Gandeng UHO, Siapkan Program Magang dan Rekrutmen SDM Lokal

Senin, 18 Mei 2026 - 19:01 WITA

Bupati Buton Utara Perpanjang Kerja Sama Jamsostek, 8.000 Pekerja Rentan Dijamin Tahun 2026

Minggu, 5 April 2026 - 08:15 WITA

Seleksi Ketat PT Tiran Indonesia Hasilkan 38 Tenaga Kerja Terbaik di Konawe Utara

Rabu, 1 April 2026 - 21:33 WITA

Pemprov Sultra Perkuat Kebijakan Berbasis Data, Dukung Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 31 Maret 2026 - 18:00 WITA

Tiran Nusantara Grup Gelar Tiranovation Challenge 2026, Lahirkan Inovasi Karyawan Berbasis Solusi

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Pemprov Sultra Resmi Tunjuk Muhammad Fadlansyah sebagai Pj Sekda

Senin, 18 Mei 2026 - 16:37 WITA