panjikendari.com – Masyarakat Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Sabtu pagi, 2 Maret 2019, tumpah ruah mengikuti jalan sehat bersama Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) di MTQ Square, Tugu Religi Sultra. Lautan manusia tampak menyemut di lokasi jalan sehat.

Tanpa didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Presiden Jokowi ditemani Menteri Pertanian Andy Amran Sulaiman, Gubernur Sultra Ali Mazi, dan beberapa pejabat lainnya, berbaur dengan masyarakat Kota Kendari menyusuri rute jalan sehat.

Mengambil start di lapangan Sultra Safety Driving Centre (SSDC), barisan jalan sehat memutar ke arah jalur jalan lokasi Kopi Kita, lalu menuju lampu merah MTQ, melintas depan kantor Wali Kota Kendari, Kantor Kejaksaan Kendari, memutar di jalur dua Jalan Made Sabara.

Tiba di simpang empat Warung Kopi Haji Anto Saranani, massa kemudian belok kanan menuju tugu Religi Sultra, dan akhirnya kembali berkumpul di lapangan Eks MTQ.

Sepanjang rute jalan sehat, Jokowi yang mengenakan jaket bomber produksi brand lokal Raw Type Riot (R.T.R) menjadi pusat perhatian masyarakat. Tak sedikit warga rela berdesakan demi menjabat tangan presiden sambil meminta foto bareng.

Bahkan ada juga peserta jalan sehat yang hanya sekedar ingin mengabadikan momen kehadiran Jokowi di Kendari dengan menggunakan handphone mereka masing-masing.

Pasukan pengamanan tampak mengawal ketat setiap pergerakan RI-01 itu. “Sambil jalan ya! berikan kenyamanan kepada bapak (presiden),” ujar pengamanan mengarahkan masyarakat yang ingin mengambil gambar.

Kendati dibawah pengawalan yang cukup ketat, banyak peserta jalan sehat yang menyusup merapat kepada Presiden Jokowi untuk foto bareng. Baik anak-anak maupun orang dewasa. Laki-laki ataupun perempuan.

Teriakan histeria dengan memanggil nama Jokowi kadang terdengar mewarnai jalur-jalur yang dilewati Presiden. Dengan senyum khasnya, Jokowi pun terlihat meladeni setiap orang yang berhasil menembus pengawalan untuk foto bersama.

Lantaran banyaknya masyarakat yang ingin befoto dan menjabat tangan, sampai-sampai tangan Jokowi mengalami luka di bagian punggung telapak tangan. Kemungkinan, luka diakibatkan oleh goresan kuku tangan warga yang berebut bersalaman dengannya. Hingga kembali di panggung utama, jalan sehat berlangsung lancar dan aman. (jie)

Beri Komentar